Deli Serdang Terkini

Viral 2 Pejabat di Pemkab Deli Serdang Dikabarkan Punya Hubungan Terlarang padahal Sudah Berkeluarga

Dua oknum pejabat di lingkungan Pemkab Deli Serdang diviralkan di media sosial dengan tuduhan punya hubungan spesial.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PIMPIN APEL: Bupati Deli Serdang, dr Asri Ludin Tambunan ketika memimpin apel kesiagaan personil Damkar Deli Serdang beberapa waktu lalu. Saat ini satu orang pegawai Damkar yakni Plt Kadis dituding dan diviralkan punya hubungan spesial dengan sesama ASN. 

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Dua oknum pejabat di lingkungan Pemkab Deli Serdang diviralkan di media sosial dengan tuduhan punya hubungan spesial.

Meski keduanya sudah sama-sama punya pasangan dan berkeluarga namun kedua pejabat itu dituding telah lama menjalin hubungan. 

Karena viral di media sosial saat ini hubungan keduanya pun banyak dipertanyakan banyak pihak apakah memang keduanya memang punya hubungan asmara atau hanya sebatas rekan kerja. 

Informasi yang dihimpun oknum dua pejabat yang diviralkan ini yakni Anwar Sadat Siregar dan perempuan bernisial VDP.

Anwar saat ini menjabat sebagai Plt Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sedangkan VDP merupakan Kabid Penelitian dan Pengembangan Badan Perencananaan Pembangunan Daerah (Litbang Bappeda).

Sementara pihak yang diduga memviralkan kedua oknum pejabat ini adalah suami dari VDP

Adapun akun yang menarasikan kalau keduanya punya hubungan spesial adalah akun dari salah satu media.

Dalam video singkat berdurasi 28 detik terdengar suara lelaki yang begitu kecewa kepada Anwar. 

"Kalau abang sor (suka) sama VDP (sempat disebut nama panggilan), itu gak apa-apa, ambil. Nggak kupakai lagi itu," ucap seorang pria yang diduga suami dari VDP. 

Dari video terdengar Anwar dilabrak oleh beberapa orang pria di sebuah cafe. Meski tidak ada bukti-bukti akurat yang ditampilkan pada video mengenai hubungan keduanya namun tetap saja berhasil menggiring opini warganet berkomentar negative kepada keduanya. Bahkan ada yang men tag akun media sosial Bupati Deli Serdang

Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Anwar Sadat Siregar membantah tegas soal kabar ia dan VDP punya hubungan spesial.

Disebut selama ini ia dan VDP hanya menjalin komunikasi secara profesional. Semua komunikasi berkaitan sama pekerjaan. 

"Kebetulan ada dokumen yang kami susun namanya rencana induk sistem proteksi kebakaran dan penyelamatan. Ada kaitan sama Bidang Litbang karena Damkar nggak punya anggaran, kami tumpangkanlah dianggaran Bappeda," kata Anwar, Sabtu (12/7/2025). 

Diakuinya kalau ia juga tau sedikit cerita soal rumah tangga VDP. Dari yang ia ketahui VDP juga sedang mengajukan proses cerai ke Pengadilan. Meski seperti itu bukan berarti dirinya punya hubungan lebih selain membahas pekerjaan. 

"Kalau yang viral itu sebenarnya kejadiannya sudah Jumat malam pekan lalu. Di Cafe yang ada di depan Rumah Sakit Grand Med Lubuk Pakam. Mereka menuduh aku sama dia (VDP). Dicariin di mobil juga disangka orang itu dia sama aku," ucap Anwar. 

Anwar yang baru berdinas di Deli Serdang tahun 2021 punya keyakinan apa yang dialaminya ini juga ada di sponsori oleh oknum ASN yang tidak senang dengannya.

Sebelum video dirinya diviralkan ia juga sempat diisukan melakukan pungli hingga melakukan korupsi saat masih bertugas di Kabupaten Paluta.

Terkait dengan VDP juga sempat dibuat beberapa versi hingga kemudian ia ditanya-tanyai awak media. 

"Macam-macam versinya pertama dibilang aku digrebek di rumah dinas, terus di mobil dinas baru di cafe. Wartawan konfirmasi semua. Kalau ada penggerebekan kenapa gak ada pemukulan harusnya kalau memang digrebek sedang berdua tentu ada pemukulan (terhadap dirinya)," ucap Anwar. 

Anwar mengaku sebelum didatangi pria yang mengaku sebagai suami VDP, pada malam itu ia lebih dahulu ia dibuntuti pada malam hari.

Mobilnya sempat dikejar-kejar hingga dihentikan di depan tol Tanjung Morawa.

Pada saat itu ia sempat mengira dirinya mau dirampok karena ada yang mengaku-ngaku polisi yang bertugas di Polda hingga Polres.

"Dikira orang itu ada di mobil dia (VDP). Disuruh aku turun dari mobil tapi aku nggak mau. Waktu itu aku belum ada berpikir ini ada kaitan sama VDP karena memang nggak ada di mobil. Ya karena panik aku berpikirnya ini mau perampokan. Karena digitukan aku balik lagi lah ke arah Pakam dan ke Cafe si Zul (Ketua Karang Taruna Deli Serdang). Disitu orang itu datangi aku  rupanya ada 6 orang juga mereka," sebut Anwar. 

Anwar merasa dalam kasus ini ia merasa terus mau dibuat dan diframing seakan akan sedang berduaan terus dengan VDP dan dilalukan penggerebekan.

Mulai dari mobilnya dikejar kejar hingga berhenti ke cafe ada saja yang memvideokan dirinya seakan-akan sedang terjadi penggerebekan. 

(dra/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved