Breaking News

Berita Viral

Usut Korupsi Rp 80 Miliar di PT Pembangunan Perumahan, KPK Periksa Dua Office Boy

Dugaan korupsi di PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. terus didalami Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Editor: Juang Naibaho
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
JUBIR KPK - Juru bicara KPK Budi Prasetyo saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (20/6/2025). KPK memeriksa office boy terkait pengadaan fiktif di Divisi Engineering, Procurement and Construction (EPC) PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. 

Dalam pengembangan perkara, KPK juga menyita aset senilai Rp 62 miliar.

RInciannya, deposito Rp 22 miliar dan uang tunai Rp 40 miliar yang ditemukan dalam brankas. 

Penyitaan dilakukan sebagai bagian dari pelacakan aliran dana dan penguatan alat bukti.

Meski sempat dikaitkan dengan proyek pipa gas Cirebon–Semarang (Cisem), KPK menegaskan bahwa kasus ini merupakan perkara terpisah.

KPK menyatakan akan terus mendalami peran para saksi dan menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam praktik korupsi di salah satu BUMN konstruksi terbesar Indonesia.

Profil PT Pembangunan Perumahan

PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, atau PT PP, adalah salah satu perusahaan konstruksi milik negara (BUMN) terbesar dan tertua di Indonesia.

Dikutip PTPP.co.id, perusahaan BUMN ini didirikan pada 26 Agustus 1953 dengan nama NV Pembangunan Perumahan.

Perusahaan ini awalnya bertugas membangun proyek hasil kompensasi perang dari Jepang seperti Hotel Indonesia dan Bali Beach Hotel. 

Statusnya berubah menjadi perseroan terbatas pada 1971, dan sejak 2010, sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode PTPP.

Berkantor pusat di Plaza PP, Jakarta Timur, PT PP kini dipimpin oleh Direktur Utama Novel Arsyad dan Komisaris Utama Dhony Rahajoe.

Perusahaan ini memiliki portofolio luas di sektor konstruksi gedung, infrastruktur, EPC (Engineering, Procurement & Construction), properti, energi, dan pengelolaan kawasan.

PT PP juga memiliki sejumlah anak usaha strategis, antara lain:

- PT PP Properti Tbk (pengembangan residensial dan komersial)
- PT PP Presisi Tbk (jasa konstruksi sipil dan alat berat)
- PT PP Urban (pengembangan kawasan dan beton pracetak)
- PT PP Energi (proyek energi bersih dan pembangkit listrik)
- PT PP Infrastruktur (pengembangan jalan tol dan pelabuhan)
- PT PP Semarang Demak (proyek jalan tol strategis)
- PT Sinergi Colomadu (pengelolaan aset budaya dan komersial)

Sejumlah proyek ikonik yang digarap PT PP antara lain:

- Hotel Indonesia, Ambarukmo Palace Hotel, Bali Beach Hotel

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved