Berita Medan
8 Finalis Terpilih dalam Lomba Lagu Keroncong Bertema Kemerdekaan
Perkumpulan Keroncong Delirama bekerja sama dengan Pasar Kamu menggelar Festival Lomba Irama Keroncong 2 (LIKE 2)
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, PANTAILABU- Perkumpulan Keroncong Delirama bekerja sama dengan Pasar Kamu menggelar Festival Lomba Irama Keroncong 2 (LIKE 2), yakni sebuah event kompetisi bernyanyi Lagu Keroncong, Minggu (10/8) di pusat kuliner tradisional Pasar Kamu, Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang.
Ketua Delirama Keroncong, Eti Wahyuni, dalam sambutannya mengatakan, kali ini, bertepatan dengan Bulan Kemerdekaan RI, Festival Lagu Keroncong ini digelar untuk kedua kalinya. Event sama telah digelar dua tahun sebelumnya.
“Saat ini, setidaknya ada 11 peserta yang akan berkompetisi unjuk kemampuan masing-masing, untuk menuju kursi finalis, yang akan digelar pada tanggal 24 Agustus mendatang. Peserta cukup membawakan satu lagu dari tujuh daftar lagu pilihan bertema Kemerdekaan,” urainya.
Ia berharap, event ini digelar untuk membangkitkan kembali eksistensi musik keroncong sebagai bagian dari warisan budaya, sekaligus juga mengenalkan musik tersebut kepada anak-anak muda, mengingat saat ini musik keroncong semakin tenggelam digerus zaman.
Ada pun tujuh lagu pilihan bertema Kemerdekaan yang dibawakan peserta yakni Pahlawan Merdeka, Melati di Tapal Batas, Sepasang Mata Bola, Selendang Sutra, Dinda Bestari, Rangkaian Melati, dan Jembatan Merah.
Eti mengatakan, penjaringan peserta dilakukan melalui publikasi di media sosial dan penyebaran brosur selama seminggu sehingga terkumpulah peserta dari daerah Medan dan Deliserdang.
Sementara Windra Hardi Purba, Pokja Perlindungan CB dan OPK Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah II Sumut yang hari di acara tersebut, dalam sambutannya mengatakan, sangat mendukung upaya pelestarian Musik Keroncong sebagai bagian dari warisan budaya.
“Marilah kita sama-sama mengingat bahwa Keroncong banyak melahirkan perjuangan dari para bangsawan kita dalam membela kemerdekaan dan juga di dalam melahirkan budaya, baik itu Melayu, Batak, juga Jawa, dan berbagai suku lainnya,” katanya.
Pihaknya mewakili BPK Wilayah 2 Sumut memberikan apresiasi kepada Delirama Keroncong dan penyelenggara karena telah memprakarsai dalam hal pemajuan kebudaan terutama Keroncong yang merupakan peninggalan sejak 1541, pada masa Portugis datang ke Indoesnia terutama di Malaka dan Ambon, kemudian berkembang di Indonesia, sehingga adanya adaptasi alat musik tradisional.
Acara Lomba Lagu Keroncong ini difasilitasi olek BPK Wilayah 2 Sumut melalui program Fasilitasi Pelestarian Kebudayaan (FPK) tahun 2025.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Pemkab Deliserdang, Yusniari Harahap.
Di akhir acara, Dewan Juri yang dipimpin Tengku Ryo mengumumkan 8 finalis masing-masing, dari kategori pria yaitu Yan Djuna, Suharno Reno, Pujiono, dan Suarno. Sementara dari kategori wanita yaitu Indrie Ardhini Ariani, Jesi Purwati, Dwi Ajeng Pramita, dan Nurhayati AR.
(Cr26/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Replik Jaksa Dinilai Prematur, Kuasa Hukum Minta Hakim Bebas Terdakwa Penjualan Lahan PTPN |
|
|---|
| Pekan Nasional Mengajar Bekali Siswa SMK di Sumut Hadapi Tantangan Dunia Kerja dan Wirausaha |
|
|---|
| John Lase dan PWPM Perkuat Sinergi, Siapkan Saluran Informasi Pembangunan Medan |
|
|---|
| Diputus Sepihak, Mantan Karyawan Perusahaan Beton di Medan Tuntut Kompensasi |
|
|---|
| Menjelajah untuk Bercerita, Perjalanan Ima Menjadi Travel Content Creator |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Peserta-dan-dewan-juri-foto-bersama-usai-Lomba-Lagu-Keroncong.jpg)