Berita Viral

SOSOK Pratu Aprianto Rede Raja, Atlet Tinju yang Ikut Menghajar Prada Lucky

Prada Lucky Chepril Saputra Namo meninggal dunia setelah dianiaya oleh 20 orang seniornya.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Faceboook Aprianto
Sosok Pratu Aprianto Rede Radja, prajurit TNI diduga terlibat dalam kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo (insert), termasuk dalam 20 tersangka. (Faceboook Aprianto) 

Aprianto Rede Raja pernah meraih medali di ajang Porprov (Pekan Olahraga Provinsi).

Baca juga: BERIKUT Daftar Pasal yang Dijerat ke 20 Anggota TNI Tersangka Penganiayaan Prada Lucky

MOHON KEPADA PANGDAM - Ibu kandung almarhum Prada Lucky Namo, Sepriana Paulina Mierpey bersimpuh di kaki Panglima Kodam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto. Ia memohon keadilan bagi anaknya. Senin, (11/8/2025) di rumah duka Lucky Namo, Kelurahan Kuanino Kota Kupang.
MOHON KEPADA PANGDAM - Ibu kandung almarhum Prada Lucky Namo, Sepriana Paulina Mierpey bersimpuh di kaki Panglima Kodam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto. Ia memohon keadilan bagi anaknya. Senin, (11/8/2025) di rumah duka Lucky Namo, Kelurahan Kuanino Kota Kupang. (POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI)

Upaya Pencegahan yang Gagal

Letkol Inf Justik Handinata, Komandan Batalyon Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere, sempat mengeluarkan perintah tegas agar tidak ada tindak kekerasan terhadap Prada Lucky. 

Namun, perintah tersebut tidak diindahkan, dan kekerasan tetap terjadi.

Hal ini menunjukkan adanya tantangan serius dalam pengawasan internal di lingkungan militer.

Menurut Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, motif penganiayaan ini berawal dari kegiatan pembinaan prajurit.

Namun, alih-alih menghasilkan prajurit yang berkualitas, proses ini justru memakan korban jiwa.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyatakan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan dan tanpa pandang bulu.

Sebanyak lima pasal telah disiapkan untuk menjerat para tersangka, termasuk Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara terang-terangan dan Pasal 131 militer tentang pemukulan terhadap rekan atau bawahan.

Kematian Prada Lucky Namo menjadi pengingat akan pentingnya evaluasi budaya pembinaan di lingkungan militer. 

Kasus ini juga menyoroti perlunya pengawasan yang lebih ketat dan penegakan disiplin yang sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku. 

Semoga kejadian ini menjadi titik balik untuk menciptakan lingkungan militer yang lebih humanis dan bebas dari kekerasan.

Baca juga: MOTIF 20 Oknum TNI Senior Aniaya Prada Lucky Namo Sampai Tewas, Berdalih Pembinaan

KEMATIAN PRADA LUCKY: Kasus kematian Prada Lucky Namo (23), anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere (Yonif TP 834/WM) mengguncang TNI. Ayah kandung Prada Lucky Namo (kanan) mengungkapkan kekecewaannya, Rabu (6/8/2025). (KOLASE POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA)
KEMATIAN PRADA LUCKY: Kasus kematian Prada Lucky Namo (23), anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere (Yonif TP 834/WM) mengguncang TNI. Ayah kandung Prada Lucky Namo (kanan) mengungkapkan kekecewaannya, Rabu (6/8/2025). (KOLASE POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA) 

Idantitas 20 Orang Pelaku:

Pelaku pemukulan dikelompokkan menjadi dua, yakni pemukulan menggunakan selang dan pemukulan menggunakan tangan. Total pelaku sebanyak 20 orang.

Berikut ini identitas para pelaku pemukulan:  

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
Live
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved