Pertemuan Takdir di Pinggir Jalan: Rezeki Tak Terduga untuk Sang Ibu Penjual Kerupuk

Pertemuan Takdir di Pinggir Jalan: Rezeki Tak Terduga untuk Sang Ibu Penjual Kerupuk

Tayang:
Editor: Aisyah Sumardi
TRIBUN MEDAN
Sumber: youtube/@ownerjestham 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Di tengah hiruk-pikuk kota Medan, sebuah kisah penuh kehangatan dan rasa kemanusiaan terjadi begitu saja. Jestham, tanpa direncanakan, melihat seorang Ibu paruh baya berjalan dengan susah payah membawa keranjang penuh beraneka ragam kerupuk dan makanan ringan. Tanpa ragu, Dia pun mendekati sang Ibu yang terlihat lelah namun tetap semangat.(13/07/25) 

 

Dari percakapan singkat yang terjalin, terungkaplah perjuangan hidup yang luar biasa. Ibu tersebut ternyata telah berjualan keliling selama 24 tahun, berjalan kaki dari daerah Perbaungan yang cukup jauh ke pusat kota Medan. Semua perjuangan itu dilakoni hanya untuk satu tujuan, menghidupi anaknya yang masih bersekolah dan memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Mendengar cerita haru itu, hati Jestham tergerak.

Pertemuan Takdir di Pinggir Jalan:
Perjuangan Seorang Ibu Menempuh Rezeki

“Kalau saya ada rezeki, saya borong semua boleh, Bu?” tanya Jestham. Dengan senyum lega, sang Ibu mengiyakan sambil mengucap syukur, “Alhamdulillah, boleh, Nak.” Jestham pun mulai menghitung semua dagangan yang tersisa di keranjang. Di tengah proses itu, sang Ibu terus mendoakannya dengan tulus, “Banyak rezekinya, Dek, sehat dan panjang umur.”

 

Setelah dihitung, total semua dagangan adalah Rp335.000. Namun, Jestham memutuskan untuk memberikan uang lebih sebagai bentuk rezeki yang tidak terduga. Ketika uang itu diserahkan, sang Ibu langsung terharu. Matanya berkaca-kaca, tangannya gemetar. “Ya Allah, Dek… rezeki banyak kali,” ucapnya terbata-bata sambil terus mengucap syukur. Ia bahkan sempat tidak percaya dan bertanya-tanya, “Mimpi apa Ibu tadi malam sampai dapat rezeki seperti ini?”

 

Kisah ini diakhiri dengan pelukan hangat dan air mata kebahagiaan. Sang Ibu masih terus mengucap syukur dan terlihat lemas karena terharu. Perjuangan 24 tahunnya dijalaninya dengan ikhlas, dan hari itu, Tuhan mengirimkan berkasih melalui seorang Jestham. Sebuah momen yang membuktikan bahwa kebaikan hati dan empati selalu punya tempat tersendiri di dunia.

 

Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan momen mengharukan ini hingga detik terakhir. Video lengkapnya dapat kamu tonton untuk merasakan sendiri kehangatan dan ketulusan yang terpancar dari percakapan sederhana namun penuh makna antara Jestham dan sang Ibu penjual kerupuk. Siapa pun yang melihatnya pasti akan tersentuh dan diingatkan bahwa berbagi rezeki adalah salah satu bentuk kebahagiaan yang paling indah.(*)


Referensi
https://www.youtube.com/watch?v=EB3Z0U0MAS4

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved