Jestham Berbagi Kejutan: Beras Rp1.200 yang Bikin Melek Mata

Jestham kembali menghadirkan konten kebaikan yang membuat penasaran sekaligus haru.

Tayang:
Editor: Aisyah Sumardi
TRIBUN MEDAN
Sumber: youtube/@ownerjestham 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -  Jestham kembali menghadirkan konten kebaikan yang membuat penasaran sekaligus haru. Kali ini, dengan senyum khasnya, Ia menawarkan sekarung beras dengan harga yang sangat tidak masuk akal, hanya Rp 1.200. Tujuan aksinya kali ini adalah para pahlawan sehari-hari yang sering kita temui, bapak-bapak driver ojol, abang penjual tisu di lampu merah, dan tukang parkir. Tawaran yang terdengar seperti lelucon ini pun menuai beragam reaksi, dari yang langsung antusias hingga yang awalnya menolak karena tidak percaya.(23/07/25) 

 

Aksi dimulai ketika Jestham mendatangi seorang tukang parkir. "Bang, mau beli beras saya? Harga Rp 1.000... eh, 1.200," ucap Jestham membuka percakapan. Sang tukang parkir terlihat bingung dan tidak percaya, "Bayar Rp 2.000? Betul ini?" Setelah dipastikan, Ia akhirnya menerima tawaran itu. Kembalian yang ternyata jauh lebih besar dari uang Rp 2.000 yang Ia berikan pun dikembalikan oleh Jestham. "Ini Bang, kembalian rezeki Bang hari ini dari Tuhan," kata Jestham. Moment penuh haru dan rasa syukur itu pun berakhir dengan handshake dan doa.

 

Tidak semua orang mudah percaya. Beberapa dari mereka menolak, ada yang mengira ini adalah sebuah kesalahan atau bahkan tipu daya. Mereka, yang terbiasa berjuang keras untuk mencari rezeki, mungkin sudah sering menghadapi berbagai situasi, sehingga kehati-hatian mereka sangat tinggi. Penolakan ini justru menunjukkan sisi lain dari kehidupan mereka yang penuh perjuangan.

Tebarkan Senyuman, Terima Kebahagiaan
Tebarkan Senyuman, Terima Kebahagiaan (TRIBUN MEDAN)

Namun, Jestham dengan sabar meyakinkan mereka. Seperti yang terjadi pada seorang abang ojol yang awalnya sangat sangsi. "Hah? Rp 1.200? Mau!" ujarnya setengah tidak percaya. Setelah transaksi selesai dan Jestham mengembalikan seluruh uangnya sambil memberikan beras tersebut, ekspresinya berubah total. "Wah, banyak kali. Terima kasih banyak, ya, Kak," ujarnya dengan mata berkaca-kaca, sebuah ungkapan terima kasih yang tulus dan dalam.

 

Kejutan tidak berhenti di situ. Jestham juga membagikan kebaikan kepada seorang abang penjual tisu. Ia tidak hanya membeli satu, tetapi memborong seluruh tisu yang dijualnya seharga Rp 45.000. Percakapan hangat pun terjalin. Saat ditanya perasaannya setelah menonton konten Jestham, sang abang penjual tisu menjawab dengan polos, "Kakak itu berbuat baik sama yang jualan kayak saya juga lah... perasaannya bahagia, terharu, senang."

 

Setiap interaksi diakhiri dengan pesan yang sama, bahwa rezeki yang mereka terima adalah dari Tuhan, dan Jestham hanyalah perantara. Kalimat "Ini dari Tuhan" menjadi mantra yang menghangatkan hati, mengingatkan semua orang untuk selalu bersyukur dan berbagi. Ekspresi terkejut, senyum bahagia, dan air mata keharuan dari para penerima kebaikan ini adalah bukti nyata bahwa sedikit perhatian dapat berarti sangat besar bagi orang lain.

 

Jestham berhasil menangkap momen-momen jujur yang mampu menyentuh relung hati paling dalam, membuat siapa pun yang menontonnya ikut tersenyum sekaligus terharu. Ia membuktikan bahwa kebaikan, sekecil apa pun, selalu memiliki dampak yang besar dan mampu mewarnai hari seseorang menjadi lebih cerah. Mari saling mendukung untuk terus membagikan kebaikan dan inspirasi positif lainnya!(*)


Referensi
https://www.youtube.com/watch?v=U-qe4W1sfPA&t=11s

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved