Belajar dengan Sistem Daring, Begini Komentar Siswa-siswi MAN 2 Model Medan

Kendala selama melakukan belajar daring adalah dukungan penyedia jaringan yang kurang baik.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
SISWA-siswi MAN 2 Model Medan saat melakukan Ujian Akhir beberapa waktu lalu. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Sistem pembelajaran jarak jauh yang dilakukan secara online menuai banyak komentar. Terutama dari siswa yang menjalani sistem belajar daring.

Seperti siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri 2 Medan. Yang menjalani masa belajar daring  selama pandemi.

Satu di antaranya adalah Aulia yang mengatakan kendala selama melakukan belajar daring adalah dukungan penyedia jaringan yang kurang baik. Hal ini membuat Aulia menjadi sulit untuk memahami pelajaran.

"Kadang kalau jaringan tidak lancar jadi terganggu. Karena penjelasan jadi tidak lengkap bisa didapat," katanya, Minggu (19/7/2020).

Dikatakannya, dirinya lebih menyukai jika pembelajaran dilakukan dengan cara mengirimkan penjelasan dalam bentuk video. Karena jika secara langsung melalui aplikasi zoom ataupun  google classroom, akan sangat susah jika jaringan atau paket internet tidak mendukung.

Tahun Ajaran Baru, SMK Negeri 10 Medan Lakukan Pembelajaran Daring Lewat Aplikasi Zoom

"Saya rasa lebih baik materi aja itu dikirimkan melalui video. Jadi tidak harus mengeluarkan kuota yang begitu besar untuk melakukan zoom secara langsung," tuturnya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Puput yang mengaku materi yang diajarkan lebih sudah dipahami jika dibandingkan dengan pertemuan tatap muka. 

Menurut Puput pertemuan tatap muka ke sekolah meskipun sebentar sangat diperlukan untuk mengetahui pemahaman siswa.

"Maunya sih kembali ke sekolah walaupun sebentar. Bagi saya penjelasan langsung lebih membantu," ungkap nya.

Sementara itu, Nabillah yang juga siswi kelas 12 mengatakan pembelajaran daring lebih banyak mengerjakan tugas dibanding dengan pembahasan materi.

Kata Pengamat Pendidikan Sumut soal Pembelajaran Daring Saat Pandemi

"Lebih banyak tugas daripada memberikan penjelasan. Jadi kurang mengerti materi," katanya.

Ia berharap keadaan dapat segera membaik dan belajar secara tatap muka kembali.

"Belajar daring menurut saya enggak efektif ya. Tapi ini juga bagian dari pencegahan. Harapannya sih pengin sekolah lagi seperti biasanya tidak belajar jarak jauh begini," tutupnya.(cr14/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved