Debut Perdana di PSMS U-19 Langsung Hadapi Persipura, Aji Riduan Target Kemenangan

Aji Riduan Mas Alex langsung dihadapkan pada ujian berat di ajang Elite Pro Academy (EPA) Championship musim 2025/2026.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PEMAIN PSMS - Pemain PSMS Medan U-19 berupaya melewati adangan pemain PSIS Semarang, di Lapangan Garudayaksa Akademi, baru-baru ini. PSMS Medan belum meraih hasil positif di EPA U-19. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Baru saja ditunjuk sebagai caretaker pelatih PSMS Medan U-19, Aji Riduan Mas Alex langsung dihadapkan pada ujian berat di ajang Elite Pro Academy (EPA) Championship musim 2025/2026. Aji Riduan akan memimpin Ayam Kinantan Junior menghadapi Persipura U-19 di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Kamis (23/4). Pertandingan ini diprediksi tidak akan berjalan mudah, mengingat lawan yang dihadapi merupakan salah satu tim kuat dengan tradisi pembinaan pemain muda yang solid.

Saat ini, PSMS Medan U-19 masih berada di dasar klasemen Grup C dengan koleksi dua poin hasil dari dua kali imbang dan tiga kekalahan. Sementara itu, Persipura U-19 bertengger di posisi kedua dengan raihan 10 poin, memperlihatkan perbedaan performa yang cukup signifikan di antara kedua tim.

Tak hanya soal posisi klasemen, laga ini juga sarat misi balas dendam bagi PSMS Medan U-19. Pada pertemuan sebelumnya, tim berjuluk Ayam Kinantan harus mengakui keunggulan Persipura dengan skor tipis 2-3. Meski dihadapkan pada lawan tangguh, Aji Riduan tetap optimistis anak asuhnya mampu memberikan perlawanan. Aji menilai secara komposisi pemain, kedua tim sebenarnya cukup berimbang, asalkan para pemain mampu menjalankan instruksi dengan disiplin sejak awal pertandingan. “Kita sudah sampaikan kepada anak-anak, kita akan menghadapi Persipura. Sebenarnya dari komposisi pemain berimbang, yang penting mereka siap dari awal dan bisa menjalankan tugas masing-masing,” ujar Aji Riduan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga emosi dan tidak gentar menghadapi lawan yang memiliki kualitas individu mumpuni. Menurutnya, kunci permainan terletak pada kesabaran serta kemampuan menjalankan taktik yang telah disiapkan tim pelatih. “Harus sabar bermain, jangan emosi dan jangan takut. Secara taktikal kita sudah berikan bagaimana bermain, bertahan dengan kompak, dan menyerang secara kolektif dengan transisi yang baik,” jelasnya.

Namun demikian, Aji Riduan menyadari bahwa tantangan terbesar bukan hanya pada perencanaan strategi, melainkan bagaimana para pemain mampu mengaplikasikannya di lapangan. “Tinggal bagaimana anak-anak bisa mengaplikasikan di pertandingan. Itu yang terus kita jaga supaya mereka tampil maksimal,” katanya.

Dirinya juga mengakui kualitas individu pemain Persipura yang dinilai cukup menonjol, bahkan sebagian di antaranya merupakan binaan berjenjang dari tim senior. Hal ini membuat PSMS harus ekstra waspada sepanjang pertandingan. “Persipura itu individunya bagus. Ada beberapa pemain yang menonjol. Tapi kita tidak boleh kalah sebelum bertanding, harus tetap percaya diri,” ujarnya.

Baca juga: Kas Hartadi Mundur Jadi Pelatih PSMS U-19

Mampu Mengimbangi

MENGACU pada pertemuan sebelumnya, Aji Riduan menilai timnya sebenarnya mampu mengimbangi permainan Persipura. Bahkan sempat bangkit dari ketertinggalan sebelum akhirnya kembali kebobolan di menit akhir.

“Kemarin kita sempat tertinggal, lalu bisa membalikkan keadaan jadi imbang, tapi akhirnya kecolongan di akhir. Itu jadi pelajaran penting buat kita,” ungkapnya.

Dengan tiga sisa pertandingan, laga ini menjadi sangat krusial bagi PSMS Medan U-19 untuk menjaga peluang sekaligus memperbaiki posisi di klasemen. Aji Riduan pun berharap para pemain mampu tampil lepas dan menjalankan strategi dengan maksimal. “Kita ingin bermain normal saja, tapi tentu harapannya bisa menang. Mudah-mudahan anak-anak bisa menjalankan strategi dengan baik,” pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved