Pernah Terdampak Banjir Akhir 2025, SDN 066654 Kini Punya Meja dan Kursi Baru
Wali Kota Medan, Rico Waas menyambut baik bantuan fasilitas belajar dari WeLoveU Foundation untuk SD Negeri 066654 Medan Helvetia.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan, Rico Waas menyambut baik bantuan fasilitas belajar dari WeLoveU Foundation untuk SD Negeri 066654 Medan Helvetia yang sempat lumpuh akibat banjir besar pada akhir 2025 lalu. Bantuan berupa 100 unit meja dan kursi belajar baru itu diserahkan langsung di SDN 066654 yang berada di Jalan Klambir V Gang Ksatria, Senin (25/5).
Kedatangan Rico Waas disambut antusias para siswa dan guru. Suasana hangat langsung terasa ketika Rico menyapa perwakilan WeLoveU Foundation asal Korea Selatan, Mr Park Won Yong, dengan ucapan “Annyeonghaseyo”.
“Atas nama Pemko Medan dan pribadi, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian WeLoveU Foundation terhadap dunia pendidikan kita, khususnya bagi SD Negeri 066654,” ujar Rico.
Rico mengatakan, bantuan meja dan kursi tersebut bukan sekadar fasilitas belajar biasa, melainkan investasi untuk masa depan generasi muda Kota Medan. “Dari meja dan kursi inilah nantinya lahir ide, karya, dan prestasi anak-anak Kota Medan,” katanya.
Baca juga: Medan Jadi Percontohan Nasional Penerimaan Bansos Berbasis Data
Rico juga berinteraksi langsung dengan para siswa. Tiga siswa yakni Goklas kelas IV, Hanifah kelas II dan Falwin kelas V diminta maju untuk menjawab pertanyaan seputar Pancasila dan pengetahuan umum.
Suasana pun menjadi cair dan penuh semangat ketika para siswa menjawab pertanyaan dari wali kota. Tak hanya itu, Rico turut menyampaikan apresiasi kepada para guru yang tetap bertahan mendidik siswa meski sekolah sempat terdampak banjir parah. “Di tangan Bapak dan Ibu guru, kami menitipkan anak-anak kami,” ucapnya.
Sementara itu, perwakilan WeLoveU Foundation, Park Won Yong mengaku bersyukur dapat membantu proses pemulihan fasilitas pendidikan di SDN 066654. “Kami berharap bantuan ini dapat digunakan dengan baik dan menjadi penyemangat anak-anak untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita,” katanya.
Kepala SDN 066654, Kartini Tambunan mengenang banjir hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025 lalu sempat melumpuhkan aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut. Saat itu, kata Kartini, banjir setinggi hampir tiga meter merendam seluruh area sekolah hingga menyebabkan banyak fasilitas rusak dan berjamur. “Tidak ada yang bisa kami selamatkan. Meja dan kursi banyak yang rusak dan berjamur sehingga anak-anak sulit belajar dengan nyaman,” ungkapnya.
Bahkan, lumpur tebal lebih dari 10 sentimeter menutupi lingkungan sekolah sehingga proses belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara. Akibatnya, sebanyak 538 siswa harus mengikuti pembelajaran secara daring dari rumah. (dyk/Tribun-Medan.com)
| Civitas Akademika Unpri Medan Beri Layanan Kesehatan Bagi Warga Terdampak Banjir |
|
|---|
| KISAH PILU Monalisa Wanita Hamil Bawa Anak Selamat dari Banjir di Tapteng, Kini Masih Menunggu Suami |
|
|---|
| DAFTAR Kabupaten/Kota di Sumut Terdampak Banjir dan Longsor, Berikut Jumlah Korban Tewas dan Hilang |
|
|---|
| Puluhan Pelajar Terdampak Banjir di Kabupaten Langkat Diantar Jemput Truk SPN Polda Sumut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bantuan-100-unit-meja-dan-kursi-belajar-baru-itu.jpg)