Pergatsi Sumut Benahi Organisasi dan Pembinaan Atlet Mneuju PON 2028

Pengurus Provinsi Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Sumatera Utara terus melakukan pembenahan organisasi.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
BENAHI ORGANISASI - Foto bersama pengprov Pergatsi Sumut bersama para atlet saat latihan rutin di Kawasan Gateball Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, beberapa waktu lalu. Pergatsi Sumut benahi organisasi dan pembinaan atlet demi pertahankan prestasi gateball di PON 2028. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengurus Provinsi Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Sumatera Utara terus melakukan pembenahan organisasi dan pembinaan atlet sebagai persiapan menghadapi berbagai agenda olahraga, termasuk Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Sekretaris Umum Pergatsi Sumut, Jangga Siregar, mengatakan saat ini perkembangan organisasi gateball di Sumatera Utara terus menunjukkan kemajuan. Dari 16 kepengurusan kabupaten dan kota (Pengkab/Pengkot) yang telah terbentuk, delapan di antaranya sudah memiliki Surat Keputusan (SK), sementara delapan lainnya sedang dalam proses penerbitan SK.

Menurut Jangga, jumlah kepengurusan tersebut telah memenuhi syarat sehingga cabang olahraga gateball dapat dipertandingkan pada Porprovsu yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang. "Makanya kami dari Pengprov Pergatsi Sumut terus menata kepengurusan dengan baik," kata Jangga melalui pesan WhatsApp, Senin (8/6).

Selain penguatan organisasi, Pergatsi Sumut juga didukung keberadaan venue gateball berstandar nasional yang sebelumnya digunakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.

Jangga menjelaskan, venue tersebut memiliki empat lapangan pertandingan yang dibangun berdampingan serta satu lapangan pemanasan. Fasilitas pendukung lainnya juga tersedia untuk menunjang aktivitas atlet maupun masyarakat yang berkunjung. "Lapangan ini tidak hanya sekadar arena pertandingan. Ada juga fasilitas pendukung seperti kafe dan nantinya akan dilengkapi taman di sekitar venue," ujarnya.

Baca juga: Siapkan Anggaran Rp 8 Miliar untuk Revitalisasi, Pemko Hitung Penyusutan Aset Stadion Sang Naualuh  

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk mengenal dan menekuni olahraga gateball. "Dengan harapan masyarakat semakin tertarik terhadap olahraga gateball. Adanya fasilitas tersebut merupakan salah satu cara untuk memasyarakatkan olahraga gateball," katanya.

Prestasi gateball Sumut pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 menjadi salah satu modal penting dalam pengembangan olahraga tersebut. Saat itu, tim gateball Sumut berhasil meraih lima medali yang terdiri dari satu emas, dua perak, dan dua perunggu.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Pengurus Besar Pergatsi dan menjadi tantangan tersendiri bagi Pergatsi Sumut untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi pada PON 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. "Minimal kita bisa mencapai prestasi seperti pada PON Aceh-Sumut 2024. Kami harus bekerja keras untuk mengejar prestasi itu," ujar Jangga.

Ia menegaskan keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya bergantung pada pengurus organisasi, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, KONI, pelatih, atlet, orang tua hingga sponsor.

Untuk mendukung target tersebut, Pergatsi Sumut telah menyiapkan sejumlah agenda pembinaan sepanjang Juni 2026. Pada 19-20 Juni akan digelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Gateball Sumut, dilanjutkan pelantikan pengurus dan rapat kerja pada 26 Juni. (cr29/Tribun-Medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved