Indri Siregar Dibegal Enam Orang di Flyover Brayan
Seorang perempuan paruh baya menjadi korban aksi pembegalan di flyover Brayan, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Minggu (7/6) pagi.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang perempuan paruh baya menjadi korban aksi pembegalan di flyover Brayan, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Minggu (7/6) pagi. Informasi yang didapat, korban bernama Indri br Siregar (31) ini semula berangkat dari kediamannya dan hendak menuju ke Lapas Tanjung Gusta.
Namun, saat di perjalanan ketika ia melintasi bagian atas flyover perempuan berusia 31 tahun itu tiba-tiba diberhentikan oleh sejumlah orang. Dari informasi yang didapat, wanita yang mengenakan kacamata itu diberhentikan oleh enam orang yang mengendarai dua sepeda motor. "Dua kereta orang itu, sekitar enam orang," ujar Parida seperti dikutip dari video yang beredar.
Dari video berdurasi satu menit itu, kejadian yang dialami oleh Indri terjadi sekira pukul 05.30 WIB. Dalam video itu, wanita yang tampak mengenakan jaket berwarna merah muda itu tampak syok dan tak kuasa menahan tangis usai dibegal. "Aku dari arah Krakatau, mau kerja aku. Bawa kayu sama pisau orang itu," ucapnya sambil terisak.
Perihal kejadian ini, saat dikonfirmasi ke pihak kepolisian, Kapolsek Medan Timur Kompol Agus M Butarbutar membenarkan kejadian ini. Dijelaskan Agus, pasca kejadian itu pihaknya telah menerima laporan dari korban. "Iya, korban sudah buat laporan," ujar Agus, Senin (8/6).
Baca juga: Pembinaan Sekolah Ramah Anak, Disdikbud Dorong Terciptanya Lingkungan Aman dan Inklusif
Dijelaskan Agus, sejauh ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan mulai dari mengumpulkan keterangan dari para saksi terutama korban. Dari narasi yang didapat, diduga wanita tersebut (korban) bekerja di Lapas Tanjung Gusta, ketika ditanya perihal hal ini Agus tak memberikan informasi pasti. "Informasinya begitu (kerja di Tanjung Gusta)," ucapnya.
Diketahui, akibat kejadian ini, parida mengalami kerugian kehilangan satu unit sepeda motor jenis Honda Vario. Sejauh ini, Polsek Medan Timur masih melakukan pengembangan terkait siapa dalang aksi pembegalan ini. (mns/Tribun-Medan.com)
| Modus Pesan Offline, Driver Ojol Diduga Kena Begal |
|
|---|
| PRAJURIT TNI Keluar Barak Berantas Begal Bantu Polisi, Pengamat Militer Bingung: Enggak Sesuai |
|
|---|
| ALASAN TNI Gadungan Ngaku Jadi Korban Begal, Nekat Bikin Laporan Palsu, Terkuak Lagi Butuh Uang |
|
|---|
| Ibu dan Anak Jadi Korban Begal Saat Berbelanja di Pasar MMTC |
|
|---|
| Warga di Kecamatan Percut Sei Tuan Diduga Jadi Korban Begal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Rekaman-video-wanita-paruh-baya-yang-menjadi-korban-begal11.jpg)