Calo Tiket AFF U-19 Viral di Media Sosial, PSSI Perketat Pengawasan

Praktik percaloan tiket pada ajang ASEAN U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026 atau Piala AFF U-19 2026 .

Tayang:
TRIBUN MEDAN/HO
CALO TIKET - Terduga calo tiket kabur setelah diviralkan dan menawarkan tiket pertandingan kepada suporter di sekitaran Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU), Minggu (7/6/2026). Penjualan tiket ini sempat viral di media sosial. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Praktik percaloan tiket pada ajang ASEAN U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026 atau Piala AFF U-19 2026 menjadi sorotan publik setelah beredarnya video yang memperlihatkan dugaan penjualan tiket secara ilegal di kawasan Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (7/6).

Fenomena tersebut mencuat saat pertandingan bergengsi antara Timnas Indonesia U-19 menghadapi Vietnam U-19 yang berlangsung di stadion kebanggaan Sumatera Utara tersebut. Tingginya antusiasme masyarakat untuk menyaksikan langsung laga penentuan juara Grup A itu diduga dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk meraup keuntungan melalui praktik percaloan tiket.

Dalam video yang viral di berbagai platform media sosial, terlihat seorang pria diduga calo menawarkan tiket pertandingan kepada sejumlah penonton di area sekitar stadion. Oknum tersebut disebut menjual tiket dengan harga mencapai Rp400 ribu per lembar, jauh di atas harga resmi yang telah ditetapkan panitia.

Video berdurasi singkat itu dengan cepat menyebar dan menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Banyak netizen menyayangkan masih adanya praktik percaloan yang dinilai merugikan suporter serta menghambat upaya penyelenggara dalam menciptakan sistem penjualan tiket yang tertib dan transparan.

Menanggapi viralnya praktik percaloan tersebut, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengaku telah memberikan respons melalui akun Instagram pribadinya. Saat dikonfirmasi Tribun Medan melalui pesan WhatsApp, Senin (8/6), Arya menyampaikan bahwa dirinya sudah memberikan tanggapan melalui Instagram Story pribadinya. 

Dalam unggahan Instagram Story yang dilihat Tribun Medan, Arya mengungkapkan bahwa sistem penjualan dan pengawasan tiket akan diperketat pada babak semifinal dan final. "Melihat antusiasme penonton Indonesia versus Vietnam, kita akan ubah sistem tiketing untuk semifinal dan final dengan penambahan sistem gelang," tulis Arya.

Baca juga: Dua Wakil Sumut Tersingkir Liga 4 Piala Presiden tahun 2026

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diambil untuk meningkatkan keamanan sekaligus memberikan kenyamanan bagi para penonton yang hadir langsung di stadion. "Maaf merepotkan, tapi akan membuat lebih aman dan nyaman bagi kita semua," lanjutnya.

Penambahan sistem gelang tersebut diharapkan dapat meminimalisir peredaran tiket oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sekaligus memastikan bahwa penonton yang masuk ke stadion benar-benar merupakan pemilik tiket resmi. (cr29/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved