Deli Serdang Terkini

Parkir Gratis di Pasar Bakaran Batu Deli Serdang, Dishub Imbau Warga Pakai Kunci Ganda

Pro kontra kini terjadi setelah adanya kebijakan khusus dari Bupati Deli Serdang yang melarang ada parkir berbayar.

|
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan
PARKIR GRATIS - Pintu gerbang area samping pasar Bakaran Batu di Jln Bidan terlihat ditutup, Kamis (29/1/2026). Semenjak ada kebijakan parkir gratis di area ini masyarakat diminta bawa kunci ganda saat ke pasar. 

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Pro kontra kini terjadi setelah adanya kebijakan khusus dari Bupati Deli Serdang yang melarang ada parkir berbayar di area Pasar Bakaran Batu Lubuk Pakam.

Sebagian warga mengaku senang dengan kebijakan itu karena tidak perlu ada biaya tambahan lagi yang dikeluarkan namun ada juga yang merasa kurang nyaman saat meninggalkan kendaraannya karena tidak ada yang jaga.

Saat ini Dinas Perhubungan Deli Serdang pun sudah memasang spanduk kalau parkir gratis di area ini. 

Pantauan Tribun Medan semenjak parkir di area ini gratis pegawai Dinas Perhubungan pun disiagakan di sekitar lokasi.

Mereka sudah datang sejak subuh-subuh. Untuk lebih aman pintu gerbang area samping pun kini ditutup. Jika biasanya bisa masuk dari jalan bidan kini semua akses masuk dan keluar hanya dari jalan Bakaran Batu. 

Salah satu warga Lubuk Pakam, B. Sidik Tampubolon mengaku secara pribadi ia lebih senang ada parkir berbayar asal tarifnya tidak lebih dari Rp 2000 untuk satu kendaraan khususnya sepeda motor.

Dengan adanya petugas parkir ia merasa lebih nyaman berbelanja karena bisa berkeliling. 

"Aku sih nggak masalah kalau cuma bayar 2 ribu yang penting sepeda motorku aman. Taulah sekarang 5 detik aja bisa motor hilang pakai kunci T dibuat maling. Gara-gara nggak mau bayar 2 ribu jadi hilang sepeda motor kita, kan bodoh namanya. Itu kalau saya pribadi ya," ujar Tampubolon, Kamis (29/1/2026). 

Tampubolon memaklumi kalau ada orang yang protes dengan tarif parkir.

Ia mengatakan tidak tepat rasanya dikenakan pada warga yang datang hanya mencari 1 item saja di pasar.

 "Kalau yang datang cuma mau beli ikannya sudah kena parkir ya memang kasianlah. Paling 5 menitnya sudah kena parkir, kalau seperti itu ya memang kasian. Tapi kalau lama di pasar tapi kena parkir kan wajar. Daripada barangnya hilang atau sepeda motornya hilang kan bagus bayar," katanya. 

Masalah parkir di Pasar Bakaran Batu ini masih terus jadi pembicaraan masyarakat. Hal ini terjadi setelah video Bupati dr Asri Ludin Tambunan viral di media sosial.

Saat itu ia memaki-maki Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Hendra Siregar karena menemukan saat meninjau lokasi ada petugas yang meminta uang parkir kepada masyarakat. 

Saat diwawancarai Hendra membenarkan kalau saat ini tidak ada lagi parkir bayar di area pasar. Setelah kejadian dirinya dimaki-maki Bupati parkir bayar langsung dihentikan.

Meski ada dasar hukumnya melakukan pengutipan parkir di area pasar ini namun kini diberhentikan sementara menunggu petunjuk Bupati selanjutnya. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved