Cintai Sastra, Ngobrol Buku Gelar Lokakarya dan Lomba Menulis
Kegiatan diawali dengan lokakarya menulis puisi, cerpen, dan esai yang digelar di sembilan sekolah di Kota Medan.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
“Selain memperkenalkan khasanah sastra Indonesia, kami ingin mendekatkan sastra ke masyarakat, menumbuhkan minat menulis, dan mendorong lahirnya penulis baru,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ruang pembentukan karakter pelajar dan guru yang berempati dan berwawasan luas melalui karya sastra.
Deretan juri yang terlibat dalam lomba ini berasal dari kalangan sastrawan, guru bahasa, dan pegiat literasi, di antaranya S Ratman Suras, Seiska Handayani, Bob A Sitorus (puisi), T. Agus Khaidir, Abram Chrishthoper Sinaga, Mikhael Naibaho (cerpen), serta Saripuddin Lubis, Sartika Sari, dan Jones Gultom (esai).
Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari Balai Bahasa Sumatera Utara. Agus Bambang Hermanto, perwakilan Balai Bahasa Sumut, menyebut festival ini sebagai inisiatif positif yang memperkuat budaya literasi di daerah.
“Ngobrol Buku Indonesia berhasil membawa sastra turun ke masyarakat. Ini langkah penting membangun tradisi membaca dan menulis di Sumut,” ujarnya.
| Komunitas Ngobrol Buku Gelar Pameran Usai Bandang, Bangun Empati Lewat Foto dan Diskusi Kemanusiaan |
|
|---|
| Festival Sastra Akhir Pekan, Ruang Baru untuk Merayakan Sastra di Medan |
|
|---|
| Kolaborasi Komunitas dan Kampus, Gelar Puncak Festival Sastra Akhir Pekan |
|
|---|
| Ngobrol Buku Hidupkan Sastra Lewat Festival Akhir Pekan |
|
|---|
| Ngobrol Buku Hidupkan Sastra Lewat Festival Akhir Pekan di Medan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Festival-Ngobrol.jpg)