Juli Fathiyah, Mengubah Banyak Kemampuan Menjadi Peluang
Sejak kecil, ia sudah terbiasa bekerja keras dan berusaha memenuhi kebutuhannya sendiri.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
“Pasti ada masa bosan, ada masa lelah, ada masa merasa sulit mencapai target. Tantangannya adalah bagaimana kita melawan rasa bosan itu dan tetap bisa memberikan kontribusi terbaik,” ujarnya.
Kerja keras tersebut membuahkan hasil. Juli pernah meraih penghargaan sebagai salah satu Best Branch Manager dan mendapatkan berbagai apresiasi dalam sejumlah kategori pencapaian bisnis perbankan.
Meski demikian, penghargaan yang paling membanggakan baginya bukanlah penghargaan pribadi.
“Yang paling membuat saya bangga adalah melihat tim berkembang. Ada anggota tim yang menjadi Best Sales Power tingkat nasional. Melihat orang-orang berkembang di bawah kepemimpinan kita itu punya kepuasan tersendiri,” katanya.
Bagi Juli, seorang pemimpin bukan hanya bertugas memberikan arahan, tetapi juga harus mampu merangkul tim dan menciptakan rasa memiliki.
“Kita harus tahu kapan menjadi pemimpin dan kapan menjadi teman. Tim harus merasa bahwa apa yang kita lakukan juga untuk mereka. Kantor ini bukan hebat karena satu orang, tetapi karena kerja bersama,” ujarnya.
Temukan Passion jadi MUA
Di tengah kesibukan sebagai pimpinan cabang bank, Juli menemukan dunia lain yang kemudian menjadi passion besar dalam hidupnya, yakni makeup.
Ketertarikannya muncul pada tahun 2014 setelah melihat karya makeup artist Ricky Peranginangin.
“Waktu itu saya melihat Bang Ricky dan berpikir, ternyata seru juga menjadi makeup artist. Bisa membuat orang tampil cantik, pekerjaannya menyenangkan, dan punya peluang yang bagus,” katanya.
Rasa penasaran itu membawanya belajar langsung dari Ricky Peranginangin. Setelah itu, ia terus mengembangkan kemampuan secara mandiri melalui berbagai sumber, termasuk belajar secara otodidak melalui YouTube.
Menurutnya, setiap makeup artist harus memiliki karakter dan ciri khas sendiri.
“Walau pun belajar dari orang lain, kita tetap harus punya signature sendiri. Tarikan makeup setiap orang pasti berbeda,” ujarnya.
Proses belajar tersebut tentu tidak selalu berjalan mulus. Ada masa ketika hasil riasannya belum sesuai harapan, bahkan mendapat kritik dan komentar negatif. Namun semua itu tidak membuatnya menyerah.
“Pasti pernah hasilnya kurang bagus atau diejek orang. Tapi itu biasa. Yang penting tetap belajar dan membuktikan bahwa kita bisa memberikan hasil terbaik,” katanya.
| BRIS Tutup Bursa Tahun 2024 dengan Performa Mengesankan |
|
|---|
| BSI KCP Rantauprapat Sosialisasikan Aplikasi Byond kepada Petugas Lapas Rantauprapat |
|
|---|
| Dorong Kelestarian Lingkungan, BSI Ajak Masyarakat Terapkan Wisata Berkelanjutan di Cikole Lembang |
|
|---|
| Gelar Talenta Wirausaha 2024, BSI Targetkan 8.500 Peserta Dari Seluruh Indonesia |
|
|---|
| BSI Konsisten Tingkatkan GCG, 3 Tahun Berturut Raih Predikat Indonesia Most Trusted Companies |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Juli-Fathiyah.jpg)