Ajak Warga Karo Olah Sampah Plastik Jadi Ecobrick
Peserta melakukan pembersihan di sejumlah titik desa untuk mengumpulkan limbah plastik yang berserakan di lingkungan sekitar
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tumpukan sampah plastik di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, diolah menjadi ecobrick melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan yang digelar pada Minggu (31/5/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan warga desa bersama mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi (HMJ IKO) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMSU.
Peserta melakukan pembersihan di sejumlah titik desa untuk mengumpulkan limbah plastik yang berserakan di lingkungan sekitar. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah dan dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan ecobrick.
Ecobrick merupakan botol plastik yang diisi padat menggunakan limbah plastik nonorganik sehingga dapat dimanfaatkan kembali menjadi barang bernilai guna bagi masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, peserta dibagi menjadi tiga kelompok. Dari hasil pengumpulan sampah tersebut, mereka berhasil membuat tiga ecobrick sebagai bentuk pengelolaan limbah berbasis masyarakat.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian Penyuluhan Komunikasi Sosial (Pekomsi) 2026 yang diselenggarakan HMJ IKO FISIP UMSU bekerja sama dengan komunitas Tangan Edukasi dan warga Desa Gongsol.
Baca juga: Mama Yasinta Dulu Dikenal Pejuang Lingkungan Tanah Ulayat Papua, Kini Resmi Laporkan Film Pesta Babi
Ketua HMJ IKO FISIP UMSU, Adrin Satrian Nugroho mengatakan kegiatan, tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan limbah plastik agar memiliki nilai guna.
“Acara ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran masyarakat mengenai limbah plastik yang bisa diubah menjadi barang bernilai guna, yaitu ecobrick yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Gongsol,” ujarnya.
Selain mengurangi pencemaran lingkungan, masyarakat juga diajak memahami bahwa limbah plastik masih dapat dimanfaatkan apabila dikelola dengan baik dan benar.
Warga Desa Gongsol menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai mampu meningkatkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Acara ini sangat bermanfaat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Jika bisa dilakukan secara rutin, lingkungan pun akan semakin bersih,” kata salah seorang warga, Julpina Sipakar.
Tak hanya berfokus pada isu lingkungan, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kesehatan dan pola hidup bersih guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan lingkungan sekitar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/OLAH-SAMPAH-Warga-bersama-mahasiswa-HMJ-IKO-FISIP-UMSU.jpg)