Harga Emas Antam Medan
Grafik Harga Emas Antam Oktober 2025, dari Harga Tertinggi Hingga Turun Lagi
Sepanjang Oktober 2025, grafik harga emas Antam terpantau naik beberapa kali hingga menyentuh angka Rp 2,4 juta per gram.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pada 31 Oktober 2025 kemarin, harga emas Antam naik Rp 42.000 per gram.
Baca juga: Kembali Anjlok, Harga Emas Antam 30 Oktober 2025 Turun Tipis
Dengan kenaikan harga emas Antam tersebut, harganya sempat berada di level Rp 2,305,000 per gram.
Namun, mengawali bulan November, harganya turun berkisar Rp 15.000 per gram.
Saat ini, harga emas Antam 1 November 2025 di Butik Antam Medan berada di level Rp 2,290,000 per gram.
Penjelasan Pengamat
Pengamat ekonomi dari Universitas Islam Nusantara (Uninus), Mochammad Rizaldy Insan Baihaqqy sempat mengemukakan pandangannya soal kenaikan harga emas Antam yang begitu drastis pada pertengahan Oktober 2025.
Menurutnya, bahwa kekuatan emas sebagai pelindung nilai tak banyak berubah, terutama saat dunia menghadapi tekanan dari berbagai arah.
Dia menilai tren global masih memberi ruang penguatan seiring penurunan suku bunga The Fed dan meningkatnya permintaan emas dari bank sentral dunia.
The Fed adalah singkatan dari Federal Reserve, yaitu bank sentral Amerika Serikat, yang bertugas mengatur suku bunga acuan, menjaga inflasi dan stabilitas ekonomi, dan mengawasi sistem keuangan dan perbankan.
Baca juga: Harga Emas Antam 13 Oktober 2025 Kembali Pecah Rekor di Angka Rp 2,3 Juta per Gram
Apa kaitan The Fed dengan harga emas? keputusan The Fed, terutama soal suku bunga, punya pengaruh besar terhadap harga emas di seluruh dunia.
“Melihat tren global, kemungkinan harga emas turun tajam hingga akhir 2025 relatif kecil. Pergerakannya lebih realistis stagnan di kisaran Rp 2,3–2,45 juta per gram, dengan peluang menguat ke Rp 2,5–2,6 juta jika skenario optimistis tercapai,” ujar Rizaldy, Minggu (5/10/2025).
Dia menjelaskan, sejumlah faktor global masih menjadi penopang kuat harga emas dunia, mulai dari kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) hingga kondisi geopolitik yang belum stabil
“Penurunan suku bunga The Fed, pelemahan dolar AS, serta tingginya permintaan dari bank sentral dunia membuat arah emas cenderung bertahan kuat,” tambahnya.
Baca juga: Menutup Akhir Pekan, Harga Emas Antam 11 Oktober 2025 Naik Lagi
Rizaldy menilai, saat ini harga emas dunia memang berada di level yang relatif tinggi, didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan ketidakpastian geopolitik di beberapa kawasan.
Lebih lanjut, permintaan dari bank-bank sentral yang terus menambah cadangan emas juga menjadi faktor penguat.
“Hingga akhir 2025, kecenderungan harga emas masih berpotensi menguat, meski fluktuasi jangka pendek tetap perlu diwaspadai,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/grafik-harga-emas-Antam-Oktober-2025.jpg)