Lakalantas Maut di Tebingtinggi

Warga Deli Tua Tak Menyangka Tetangga Sekeluarga Tewas Tertabrak Kereta Api di Tebingtinggi

Rabu 21 Januari kemarin malam, selepas magrib, Arma, dan beberapa anggota keluarganya sedang bersantai di rumahnya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
DUKA KORBAN TABRAKAN - Suasana rumah duka korban tewas akibat tertabrak kereta api Sri Billah Utama, yang terjadi Rabu (21/1/2026) kemarin. Suasana duka menyelimuti 4 orang sekeluarga di Jalan Purwo, Gang Arjuna, Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Rabu 21 Januari 2026 kemarin malam, selepas magrib, Arma, dan beberapa anggota keluarganya sedang bersantai di rumahnya.

Suasana malam itu tak ada yang berbeda dengan malam-malam sebelumnya.

Orang lalu lalang dengan sepeda motor, maupun jalan kaki di Gang Arjuna, Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang.

Tiba-tiba, dari balik tembok ia mendengar orang berkumpul di depan rumahnya.

Mereka berbicara berbisik-bisik penuh keresahan.

Karena penasaran, Arma keluar dari rumah dan menanyakan kenapa tetangganya itu berkumpul.

Disinilah ia mendapat kabar, kalau tetangga sebelah kanan rumahnya mengalami kecelakaan tragis.

Mobil Toyota Avanza BK 1657 ABP, yang ditumpangi tetangganya itu tertabrak kereta api di Jalan Abdul Hamid, Lingkungan VII, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, sekira pukul 18:30 WIB.

Meski sudah mengetahui kecelakaan, namun Arma dan warga lainnya belum mendapat informasi pasti bagaimana nasib mereka.

Tak lama kemudian, Kepala Desa Mekar Sari, Juliadi datang untuk memastikan alamat warganya.

Rupanya, terkonfirmasi kalau empat orang tetangga Arma, yakni Zahara (80) dan kedua anaknya Zaitun, Daratul Laila, serta seorang anak usia 7 tahun, anak dari Laila, tewas.

Seketika, warga yang berkumpul syok dan tak mengira peristiwa tragis merenggut nyawa sebanyak 9 orang.

Mereka pun langsung bergegas mendirikan tenda serikat tolong menolong (STM) menyambut empat jenazah yang tiba sekitar pukul 03:00 WIB, dinihari.

"Jam 3 an, tadi pagi jenazah nyampe sini. Kami tetangga kaget dapat kabar kecelakaan ini,"kata Arma, ditemui di rumahnya, Kamis (22/1/2026).

Arma menjelaskan, tetangganya itu berangkat dari Deli Tua ke Kabupaten Batu Bara untuk menghadiri undangan keluarga yang pesta.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved