Medan Terkini

430 Ton Beras Digelontorkan ke Pasar Murah, Digelar Pemko Medan di 151 Titik

Menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, tahun 2026, Pemerintah Kota Medan menggelar operasi pasar murah.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
PASAR MURAH - Wali Kota Medan buka pasar murah di 151 kelurahan. Upaya stabilisasi harga digagas Pemko Medan ini berlangsung selama satu bulan, mulai 12 Februari hingga 12 Maret 2026 mendatang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, tahun 2026, Pemerintah Kota Medan menggelar operasi pasar murah di 151 titik. Pemerintah telah menyiapkan 430 ton beras medium untuk masyarakat Medan. 

Pasar murah yang digagas Pemko Medan ini tersebar di 151 titik di seluruh kelurahan se-Kota Medan dan berlangsung selama satu bulan, mulai 12 Februari hingga 12 Maret 2026 mendatang. 

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara langsung membuka pelaksanaan pasar murah tersebut di Martubung, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan.

Ia mengatakan langkah ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.

“Pasar murah ini tersebar di seluruh kelurahan. Total 430 ton beras medium kita sediakan untuk masyarakat,” ujar Rico usai pembukaan kegiatan, Kamis (12/2/2026). 

Menurutnya, ada delapan komoditas bahan pokok yang disubsidi dalam program tersebut. Beras medium dijual dengan harga Rp11.500 per kilogram, gula pasir Rp15.200 per kilogram, tepung terigu Rp8.600 per kilogram, telur Rp1.350 per butir, kacang tanah Rp28.000 per kilogram, minyak goreng Rp17.700 per liter, mentega Rp6.400, serta sirup dengan harga Rp18.600 hingga Rp19.000 per botol.

Rico menyebutkan, total subsidi yang dikucurkan Pemko Medan dalam program pasar murah ini mencapai Rp4,17 miliar.

“Pasar murah ini kami subsidi sebesar Rp4.170.000.000. Ini bentuk kehadiran pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dalam menyambut Ramadhan dan Idul Fitri,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat memanfaatkan program tersebut dengan baik, agar kebutuhan pokok tetap terjangkau dan stabilitas harga di Kota Medan dapat terjaga.

“Pemerintah terus hadir memberikan kenyamanan dengan melakukan langkah-langkah antisipasi,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Siti (38), warga Kecamatan Medan Area, mengatakan harga kebutuhan pokok di pasaran mulai merangkak naik menjelang Ramadhan.

“Kalau di pasar biasa, harga beras dan gula sudah naik sedikit. Dengan adanya pasar murah ini, kami sangat terbantu, apalagi kebutuhan menjelang puasa pasti bertambah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rahmat (45), warga Medan Deli. Ia berharap program pasar murah tidak hanya digelar menjelang hari besar keagamaan, tetapi juga saat harga kebutuhan pokok melonjak.

“Semoga ke depan pasar murah seperti ini bisa lebih sering dilakukan, supaya masyarakat kecil tetap bisa membeli bahan pokok dengan harga terjangkau,” katanya.

Dengan digelarnya pasar murah di 151 titik, Pemko Medan berharap masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih tenang, tanpa dibayangi kekhawatiran lonjakan harga kebutuhan pokok.

(Dyk/Tribun-Medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved