Temuan Mayat di Indekos Medan

Usai Autopsi, Jasad Mahasiswi Unimed Anak Anggota DRPD Tebingtinggi Dibawa ke Simalungun

Jenazah Maria Agustina Naibaho (23), mahasiswi Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang ditemukan tewas di kamar indekosnya

|
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
MAHASISWI TEWAS - Momen keluarga Agustina Naibaho (23), mahasiswi Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang ditemukan tewas di kamar indekosnya berkumpul di RS Bhayangkara TK II Medan, Jumat (13/3/2025). Jenazah Maria akan dimakamkan di kampung halaman ayahnya, di Desa Sirube-rube Gunung Purba, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Jenazah Maria Agustina Naibaho (23), mahasiswi Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang ditemukan tewas di kamar indekosnya baru selesai diautopsi di RS Bhayangkara TK II Medan, Jumat (13/3/2025).

Pantauan di lokasi, di kamar jenazah RS Bhayangkara TK II Medan, terlihat sejumlah keluarga berkumpul.

Terlihat juga ayah Maria, Mangatur Naibaho, yang merupakan anggota DPRD Tebingtinggi duduk di kursi tunggu depan kamar jenazah.

Mengenakan kemeja lengan panjang berwarna merah, Mangatur terlihat murung.

Ketika diwawancarai, ia mengatakan anak terakhirnya itu akan di makamkan di Desa Sirube-rube Gunung Purba, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun.

Usai diautopsi, orang tua, abang dan anggota keluarganya yang lain berdiri untuk berdoa.

Setelah itu jenazah dimasukkan ke dalam mobil Ambulans berlogo Partai PDIP.

"Akan dimakamkan di kampung saya, di Kabupaten Simalungun,"kata Mangatur Naibaho, Jumat (13/3/2026).

Sebelumnya, penghuni indekos dan warga sekitar Jalan Rela, Kecamatan Medan Perjuangan pada Kamis (12/3/2026) malam akhirnya mendadak heboh.

Salah satu penghuni indekos ditemukan meninggal dunia, dan mulai mengeluarkan bau tak sedap.

Penemuan mayat pertama kali diketahui oleh pacar korban, Sanggam Elroi Marbun yang mendatangi kost korban di Jalan Rela, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, sekitar pukul 20.00 WIB.

Karena tidak adanya sahutan dari dalam kamar dan pintu dalam keadaan terkunci, Sanggam kemudian menyuruh kedua temannya untuk mendobrak pintu kamar korban.

Saat pintu terbuka, Sanggam menemukan korban sudah meninggal dunia dan tercium bau busuk dari kamar korban.

Kemudian Sanggam dan temannya kemudian memanggil Ibu Kost dan melaporkan kepada Pihak Kelurahan dan Polsek Medan Tembung.

Menurut Kompol Ras Maju Tarigan, di jenazah korban tidak ada ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved