Berita Medan
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat, Lawan Kejahatan Digital
Meutya menekankan pentingnya peran komunitas muda dalam membangun ruang digital yang aman, beretika, dan bebas dari hoaks
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengajak generasi muda menjadi duta internet sehat dan berperan aktif menciptakan ruang digital yang lebih beretika.
Ajakan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, konten provokatif, serta beragam bentuk kejahatan digital di media sosial.
Dalam kegiatan Kumpul Komunitas Waspada Kejahatan Digital di Medan, Meutya menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga ruang digital.
Menurutnya, sebagian besar aktivitas penggunaan internet berlangsung secara personal dan berada di ruang privat masyarakat, sehingga membutuhkan partisipasi aktif publik, terutama generasi muda.
Meutya menekankan pentingnya peran komunitas muda dalam membangun ruang digital yang aman, beretika, dan bebas dari hoaks, ujaran kebencian, narkoba, serta kejahatan siber.
“Kami mohon dibantu. Bagaimana adik-adik menjadi duta-duta untuk internet yang lebih baik, internet yang lebih sehat,” ujar Meutya.
Meutya menjelaskan, perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat bagi masyarakat, mulai dari perluasan akses informasi, pendidikan, ekonomi, hingga jejaring sosial.
Namun, manfaat tersebut dapat berubah menjadi risiko apabila internet tidak digunakan secara bijak.
Ia menilai ruang digital saat ini semakin dipenuhi konten yang mengandung hujatan, kebencian, fitnah, serta informasi tidak benar.
Fenomena tersebut, lanjut Meutya, tidak terlepas dari cara kerja algoritma platform digital yang cenderung mendorong konten kontroversial karena lebih banyak menarik perhatian pengguna.
“Internet itu seperti pisau bermata dua. Banyak manfaatnya, tetapi juga banyak dampak buruknya jika tidak digunakan dengan bijak,” katanya.
Menkomdigi juga mengingatkan bahwa ketergantungan terhadap media sosial dapat mengurangi minat generasi muda untuk berorganisasi dan berinteraksi secara langsung di masyarakat.
Padahal, menurutnya, keterlibatan dalam komunitas dan organisasi merupakan ruang penting untuk membangun kepedulian sosial, daya kritis, dan tanggung jawab bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Meutya turut menyinggung gangguan layanan Instagram yang sempat terjadi di sejumlah negara.
Ia menyebut, saat gangguan terjadi, muncul berbagai narasi menyesatkan yang mengaitkan persoalan teknis tersebut dengan kebijakan pemerintah.
| Dua Remaja di Medan Dituntut 5 Bulan Kasus Beli Pertalite 25 Liter |
|
|---|
| Gus Ipul Tunjukkan Hasil Sekolah Rakyat di Medan, Siswa Tampil Pidato Tiga Bahasa hingga Karate |
|
|---|
| Risol Spesial Gogo dan Tiptop, Kuliner Medan Raih Penghargaan di Bintang 5 Awards |
|
|---|
| Salomo Pardede: Gerindra Soroti Banjir hingga Infrastruktur Rusak, Dinas Ini Banyak Dikeluhkan |
|
|---|
| Fraksi PKS Soroti Tingginya SiLPA hingga Penanganan Banjir dalam LPj APBD Kota Medan 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/INTERNET-SEHAT-Menteri-Komunikasi-dan-Digital-Menkomdigi.jpg)