Berita Nasional

Cara Naik Kereta Api Khusus Petani yang Biayanya Cuma Rp 3.000

PT Kereta Api Indonesia resmi meluncurkan kereta khusus petani - pedagang, Senin (1/12/2025). Biaya tiketnya cuma Rp 3.000

Editor: Array A Argus
Instagram @bumn_id
KERETA KHUSUS- PT KAI resmi mengoperasikan kereta api khusus petani - pedagang. Kereta api ini khusus melayani petani dan pedagang dengan tarif Rp 3.000 per orang. 

"Datang ke loket dikasih formulir lalu tunjukkan KTP, langsung dapat kartunya gratis,” ujar Ida (38), pedagang yang mengurus kartu di Stasiun Cikeusal.

Ida menyebut proses pembuatan kartu tidak rumit dan cukup dilakukan sekali.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru 2026, KAI Sumut Ganti 1.363 Bantalan Rel di Jembatan Kereta Api

Kartu berwarna hijau bertuliskan Kereta Petani & Pedagang dan dilengkapi lanyard untuk dikalungkan di leher.

Pengguna kartu dapat memesan tiket mulai H-7 keberangkatan dan melakukan boarding hingga dua jam sebelum jadwal kereta.

Sementara tiket perjalanan tetap dibeli terpisah dengan tarif Rp 3.000.

Batasan Barang Bawaan

PT KAI memberlakukan batasan barang bawaan bagi para penumpang kereta api khusus petani - pedagang ini.

Tiap orang yang menumpangi kereta petani - pedagang ini cuma bisa membawa dua tentengan dengan ukuran 100 cm x 40 cm x 30 cm per koli.

Lebih dari itu, petugas akan menyampaikan teguran kepada para penumpang.

JALUR KAI - Petugas prasarana KAI Divre I Sumut melakukan penambahan dan pemadatan batu balas pada jalur rel Medan–Binjai yang terdampak banjir, Senin (1/12/2025). Perbaikan dilakukan untuk memastikan jalur kembali aman dilewati perjalanan kereta api.
JALUR KAI - Petugas prasarana KAI Divre I Sumut melakukan penambahan dan pemadatan batu balas pada jalur rel Medan–Binjai yang terdampak banjir, Senin (1/12/2025). Perbaikan dilakukan untuk memastikan jalur kembali aman dilewati perjalanan kereta api. (TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA)

Baca juga: KAI Divre I Sumut Imbau Masyarakat Tak Bakar dan Bakar Sampah di Pinggir Rel Kereta Api

Karenanya, penumpang kereta khusus petani - pedagang ini berharap adanya kelonggaran dari pihak PT KAI.

Para petani ataupun pedagang memohon agar ada peninjauan ulang batasan barang bawaan ini. 

Sehingga, mereka bisa lebih banyak membawa barang dagangan maupun hasil taninya. 

Meski begitu, para petani merasa bersyukur mereka punya gerbong sendiri.

Baca juga: Diskon Tiket Kereta Api 30 Persen Disambut Antusias, 19.416 Tiket Ludes Terjual di Sumut

Mereka tak perlu lagi khawatir takut diusir saat menumpangi kereta.

Kini para petani dan pedagang akan lebih nyaman menumpangi kereta. 

Hari Pertama Angkut 87 Penumpang

Masih dilansir dari Kompas.com, kereta khusus petani - pedagang ini telah melayani sebanyak 87 pengguna di hari pertama operasional hingga pukul 15.00 WIB

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved