Berita Intenasional
Iran Siap Perang dengan AS, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?
Iran siap perang dengan Amerika Serikat (AS) jika Negeri Paman Sam itu nekat melakukan serangan lebih dulu.
Ringkasan Berita:
- Ketegangan di Timur Tengah memuncak setelah muncul kabar Iran siap perang dengan Amerika Serikat
- Pernyataan ini menyusul adanya pergerakan kapal induk AS, USS Abraham Lincoln ke Samudera Hindia
- Iran dengan tegas akan membalas setiap tindakan yang dilakukan oleh AS
TRIBUN-MEDAN.COM,- Situasi Timur Tengah kembali memanas setelah munculnya sebuah pernyataan, bahwa Iran siap perang dengan Amerika Serikat (AS).
Pernyataan ini menyusul adanya pergerakan kapal tempur induk AS, USS Abraham Lincoln bersama tiga kapal perusak pendamping yang dilaporkan telah memasuki Samudra Hindia.
Armada ini dijadwalkan tiba di Timur Tengah dalam hitungan hari.
Baca juga: ARMADA Kapal Induk AS Sudah Masuk ke Timur Tengah: Presiden Iran Peringatkan Perang Skala Penuh
Seorang pejabat Iran menegaskan, sekecil apapun serangan yang dilakukan AS, maka Iran akan meresponnya dengan balasan yang lebih besar.
Iran tidak akan main-main dalam merespon setiap pergerakan yang dilakukan oleh AS.
"Pengerahan militer ini, kami harap tidak dimaksudkan untuk konfrontasi nyata, tetapi militer kami siap untuk skenario terburuk. Inilah sebabnya mengapa semuanya dalam keadaan siaga tinggi di Iran," ujar pejabat yang berbicara dengan syarat anonim tersebut, sebagaimana dikutip dari The Independent, Sabtu (24/1/2026), dilansir dari Kompas.com.
Baca juga: Apa Itu Jembatan Bailey? Benarkah Sudah Ada Sejak Perang Dunia II? Ini Penjelasannya
Sebelum USS Abraham Lincoln bergerak ke Samudera Hindia, AS lebih dulu menyiagakan tiga kapal tempur di Bahrain dan dua kapal perusak di Teluk Persia.
Secara total, pengerahan ini membawa sekitar 5.700 personel militer tambahan ke kawasan tersebut.
Oleh karena itu, Iran membaca pergerakan ini sebagai sebuah ancaman nyata.
Baca juga: Perang Dagang AS–Cina Buka Peluang Emas Tilapia Indonesia Masuk Pasar Amerika
“Kali ini kita akan menganggap setiap serangan, terbatas, tak terbatas, terarah, kinetik, apa pun sebutannya, sebagai perang habis-habisan melawan kita, dan kita akan merespons dengan cara sekeras mungkin untuk menyelesaikan ini,” sambungnya.
Menjaga Kedaulatan
Dikutip dari Kompas.com, Iran menegaskan bahwa pihaknya akan berusaha keras menjaga kedaulatannya.
“Jika AS melanggar kedaulatan dan integritas teritorial Iran, kami akan merespons,” tegas pejabat senior tersebut.
Baca juga: Xi Jinping Balas Nyinyiran Trump: China Bangsa Besar Tidak Takut Kekerasan, Perdamaian atau Perang?
Ia menambahkan, Iran berupaya memulihkan keseimbangan kekuatan di kawasan demi menghadapi ancaman yang terus menerus datang dari AS.
“Sebuah negara yang terus-menerus berada di bawah ancaman militer dari AS tidak punya pilihan lain selain memastikan bahwa semua yang dimilikinya dapat digunakan untuk melawan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Iran-siap-perang.jpg)