Berita Viral
DAFTAR 5 Dokter yang Laporkan Menkes Budi Gunadi, Guru Besar Hingga Dokter Spesialis Senior
Lantas siapa kelima sosok dokter yang melaporkan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dalam perkara penggunaan gelar "Insinyur" di namanya?
TRIBUN-MEDAN.com - Inilah daftar 5 dokter yang laporkan Menkes Budi Gunadi.
Diantara 5 pelapor tersebut ada guru besar hingga dokter spesialis senior.
Aksi berani lima praktisi kesehatan ternama ini diambil sebagai bentuk ketegasan dalam menjaga integritas akademik di lingkungan birokrasi negara.
Baca juga: Ephorus HKBP Sebut UHN Medan dan Siantar Terus Berkembang, Akreditasi hingga Tata Kelola Meningkat
Diberitakan sebelumnya, Budi Gunadi dilaporkan karena dugaan penggunaan gelar akademik yang dinilai tidak sesuai.
Lantas siapa kelima sosok dokter yang melaporkan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dalam perkara penggunaan gelar "Insinyur" di namanya?
Pihak yang menginisiasi laporan ini bukanlah orang sembarangan.
Baca juga: Jaga Identitas Kota, Budayawan Sepakat Dorong Pemko Medan Bangun Museum Tamadun Melayu
Mereka terdiri dari deretan guru besar dan dokter spesialis senior yang memiliki rekam jejak panjang di dunia kedokteran.
Kelima tokoh tersebut adalah:
Prof. Dr. dr. Budi Iman Santoso, Sp.OG (K), MPH
Prof. Dr. dr. Zainal Muttaqin, Ph.D., Sp.BS (K)
dr. Nurdadi Saleh, Sp.OG
Dr. dr. Erri Supriadi, S.H., M.H., M.M
dr. Baharrudin, Sp.OG
Keterlibatan nama-nama besar ini mempertegas bahwa aduan tersebut bukan sekadar sentimen personal, melainkan menyentuh isu fundamental mengenai etika pendidikan serta standar jabatan publik.
Kelompok dokter ini mempermasalahkan penyematan gelar Insinyur (Ir.) yang kerap digunakan Menkes dalam agenda-agenda kedudukan negara.
Diwakili oleh advokat senior O.C. Kaligis, mereka menilai terdapat ketidaksesuaian antara gelar yang dipampang dengan basis data riwayat pendidikan yang sah.
Baca juga: Panglima Geng Motor di Medan Diciduk, Jadi Kurir Jaringan Pengedar Pod Getar
Polda Metro Jaya sendiri telah memberikan konfirmasi terkait berkas perkara yang masuk pada awal pekan ini.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budhi Hermanto, membenarkan adanya pengaduan tersebut.
"Benar dilaporkan Senin 11 Mei 2026 tentang dugaan pemalsuan dan sistem pendidikan di Indonesia," ujar Budhi kepada awak media pada Selasa (12/5/2026) dalam pemberitaan Tribunnewsmaker
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Menkes-RI-Budi-Gunadi-Sadikin-beri-keterangan-usai-memantau-kesiapan-RSUD-Komodo.jpg)