Berita Viral
DUDUK Perkara Polisi Dikejar dan Didorong ke Parit Sampai Celananya Robek di Polda Sumut
seorang anggota polisi dikejar dan didorong hingga terjungkal ke parit dan celananya robek viral di media sosial
TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah duduk perkara polisi dikejar dan didorong ke parit di Polda Sumatera Utara.
Baru-baru ini seorang anggota polisi dikejar dan didorong hingga terjungkal ke parit dan celananya robek viral di media sosial.
Kini duduk perkara polisi itu didorong sampai masuk ke parit pun terkuak.
Sebelumnya video yang memperlihatkan seorang anggota polisi dikejar dan didorong hingga terjungkal ke parit di area Polda Sumatera Utara viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, seorang pria berseragam polisi lengkap terlihat terlibat cekcok dengan sejumlah orang.
Cekcok itu berlanjut hingga ke luar area Polda Sumut.
Baca juga: John Herdman Panggil Witan Sulaeman Perkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026
Dalam rekaman tersebut, anggota polisi itu tampak didorong hingga jatuh ke belakang dan masuk ke parit kering.
Polisi tersebut terlihat tidak berdaya setelah terus mendapat intimidasi dari sejumlah orang.
Seragam dinas yang dikenakannya tampak lusuh dan kotor.
Celana polisi tersebut juga terlihat robek setelah insiden tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar, persoalan itu diduga berkaitan dengan masalah rumah tangga personel polisi tersebut.
Sejumlah orang yang terlibat dalam peristiwa itu disebut berasal dari pihak istri anggota polisi yang sedang menjalani proses perceraian.
Baca juga: KPK Bidik Suami dan 2 Anak Bupati Fadia Diduga Ikut Tampung Miliaran Dana Korupsi
Namun, persoalan tersebut diduga melebar karena adanya masalah harta gono-gini yang diminta oleh pihak istri.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan membenarkan bahwa persoalan dalam video viral tersebut merupakan masalah pribadi.
Menurut Ferry, kasus itu berkaitan dengan urusan rumah tangga personel polisi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Jepretan-layar-seorang-personel-Polisi-terkesan-dibully-sejumlah.jpg)