Berita Nasional

Ucapan Seskab Teddy Sebut Harga Pertamax RI Lebih Murah Dibanding Negara Lain

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa harga bahan bakar di Indonesia masih relatif kompetitif

Tayang:
Tribunnews.com
SESKAB TEDDY - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, (7/4/2026) saat diwawancarai awak media. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kenaikan harga Pertamax yang diumumkan pemerintah memicu berbagai tanggapan dari masyarakat, terutama terkait dampaknya terhadap pengeluaran sehari-hari pengguna kendaraan bermotor.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa harga bahan bakar di Indonesia masih relatif kompetitif jika dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Menurut Teddy, meskipun terjadi penyesuaian harga, Pertamax dengan spesifikasi Research Octane Number (RON) 92 masih dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan BBM beroktan setara di sejumlah negara tetangga.

Saat ini, harga Pertamax di Indonesia ditetapkan sebesar Rp 16.250 per liter setelah dilakukan penyesuaian oleh pemerintah.

Teddy menilai perbandingan harga tersebut penting dipahami agar masyarakat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi pasar energi di kawasan regional.

"Walaupun naik, harga Pertamax di Indonesia jauh lebih murah dibanding BBM RON 92/95 di negara lain," ujar Teddy dalam keterangannya, Minggu (14/6/2026).

Ia kemudian membeberkan sejumlah data harga bahan bakar beroktan serupa di beberapa negara Asia Tenggara yang nilainya jauh lebih tinggi dibanding Indonesia.

Di Filipina, misalnya, harga BBM RON 92 hingga RON 95 disebut telah mencapai sekitar Rp 22.158 per liter.

Sementara itu, masyarakat Thailand harus membeli bahan bakar dengan spesifikasi setara pada kisaran harga Rp 28.910 per liter, sedangkan di Myanmar mencapai sekitar Rp 25.085 per liter.

Perbedaan harga bahkan terlihat lebih signifikan di negara lain, di mana Laos tercatat menjual BBM beroktan setara sekitar Rp 31.945 per liter dan Singapura menjadi yang tertinggi dengan harga mencapai Rp 42.971 per liter, sehingga pemerintah menilai harga Pertamax di Indonesia masih berada pada level yang relatif lebih terjangkau dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Harga Pertamax RI Dinilai Terjangkau

Berdasarkan perbandingan tersebut, pemerintah menilai harga Pertamax di Indonesia masih relatif kompetitif dan lebih terjangkau dibandingkan sejumlah negara di kawasan.

Teddy menjelaskan, kenaikan harga minyak mentah dunia yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir sebenarnya telah memberikan tekanan besar terhadap biaya pengadaan energi. 

Namun pemerintah memilih menahan penyesuaian harga Pertamax untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi domestik.

Menurut dia, lonjakan harga minyak dunia telah berlangsung sejak Maret 2026 dan terus memengaruhi struktur biaya energi secara global.

Meski demikian, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto disebut berupaya menahan dampaknya terhadap konsumen dalam negeri.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved