PDI Perjuangan Sumut

Ketua DPD PDIP Sumut Bawa Benih Jagung P-32 ke Huta Rihit, Warga Rindukan Jalan yang Pernah Dibangun

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara sekaligus anggota Komisi XIII DPR RI, Drs Rapidin Simbolon MM, kembali turun ke desa-desa

Tayang:
Editor: Arjuna Bakkara
TRIBUN MEDAN/Arjuna Bakkara
Ketua DPD PDIP Sumut yang juga Anggoga Komisi XIII DPR RI Drs Rapidin Simbolon MM menyerahkan benih jagung unggul P-32 kepada warga saat mengunjungi Desa Huta Rihit, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir, Senin (25/5/2026). Dalam pertemuan itu, warga kembali menyampaikan harapan agar pembangunan jalan desa yang pernah dibuka pada masa Rapidin menjabat Bupati Samosir dapat dilanjutkan, setelah sejumlah proyek infrastruktur pada periode berikutnya justru terseret persoalan hukum. 

Selain menyerap aspirasi masyarakat, Rapidin juga menyerahkan bantuan benih jagung unggul P-32 kepada petani. Bantuan itu diberikan karena sebagian petani mulai memasuki musim tanam di tengah naiknya harga bibit dan biaya produksi pertanian.

Pada hari yang sama, Rapidin juga mengunjungi Desa Maduma, Kecamatan Simanindo. Di desa tersebut, pembagian benih jagung disambut antusias warga yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

Dalam dialog bersama masyarakat, Rapidin menyinggung pentingnya menjaga ketahanan pangan di tengah tekanan ekonomi global yang mulai dirasakan hingga ke desa-desa.

“Ketahanan pangan dan jaring pengaman sosial harus diperkuat. Jangan sampai masyarakat desa menjadi kelompok yang paling terdampak ketika situasi ekonomi memburuk,” katanya.

Tokoh masyarakat Desa Maduma, Josner Sidauruk, mengatakan bantuan benih jagung P-32 sangat membantu petani karena harga benih unggul saat ini semakin mahal dan sulit diperoleh.

Menurut dia, varietas P-32 menjadi pilihan banyak petani karena produktivitasnya lebih tinggi dibanding jagung biasa dan memiliki nilai jual yang cukup stabil di pasaran.

“Kalau hasil panen bagus, tentu sangat membantu ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Selain persoalan pertanian, warga Maduma juga kembali menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan desa yang masih membutuhkan perhatian pemerintah. Infrastruktur yang belum memadai dinilai menjadi hambatan distribusi hasil pertanian, terutama saat musim hujan.

Menanggapi hal itu, Rapidin mengatakan dirinya telah meminta Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Samosir mendata ruas jalan yang memungkinkan dialihkan pembangunannya ke pemerintah pusat agar dapat diperjuangkan melalui jalur nasional.

“Saya sudah meminta agar jalan-jalan yang perlu dilimpahkan ke pusat segera didata. Nanti akan kita kawal bersama-sama,” katanya.(Jun-tribun-medan.com).

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved