Ramadan
7 Syarat Sah Puasa Ramadan yang Wajib Diketahui oleh Umat Islam
Ibadah puasa Ramadan adalah sebuah kewajiban yang harus dijalankan oleh setiap muslim yang beriman dan berakal.
Selain itu, terdapat hadis khusus tentang niat puasa:
مَنْ لَمْ يُبَيِّتِ الصِّيَامَ قَبْلَ الفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ
Man lam yubayyitish-ṣiyāma qablal-fajr falā ṣiyāma lah.
Artinya: “Barang siapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.”
2. Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan
Rukun kedua adalah menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Hal-hal tersebut meliputi makan dan minum dengan sengaja, muntah dengan sengaja, serta berhubungan suami istri di siang hari.
Dalilnya terdapat dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 187:
وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ
Wa kulū wasyrabū ḥattā yatabayyana lakumul-khaiṭul-abyaḍu minal-khaiṭil-aswadi minal-fajr, tsumma atimmuṣ-ṣiyāma ilal-lail.
Artinya: “Makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai malam.”
Ayat ini juga menjadi dasar waktu pelaksanaan puasa, yakni dari azan Subuh hingga azan Magrib.(tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/menunggi-waktu-buka-puasa-atau-syarat-sah-puasa.jpg)