Lakalantas Maut di Sinaksak

Duka Keluarga Ramlan Damanik, Korban Tewas Kecelakaan di Sinaksak, Tinggalkan Istri dan Dua Putri

Suasana duka menyelimuti keluarga Ramlan Damanik, pengendara sepeda motor Honda Vario BK 3572 TBX yang menjadi korban tewas lakalantas.

Tayang:
Penulis: Alija Magribi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Alija Magribi
LAKALANTAS MAUT DI SINAKSAK - Jenazah Ramlan Damanik dibawa ke rumah duka dari RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar, Sabtu (7/2/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR – Suasana duka menyelimuti keluarga Ramlan Damanik, pengendara sepeda motor Honda Vario BK 3572 TBX yang menjadi korban tewas dalam kecelakaan maut di Sinaksak, Sabtu (7/2/2026) malam.

Ramlan yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang kelontong dan air minum isi ulang ini, mengembuskan napas terakhir setelah dihantam truk Fuso bermuatan sembako.

Kecelakaan yang terjadi di Simpang Pasar Baru, Kabupaten Simalungun tersebut diduga kuat akibat truk mengalami rem blong saat datang dari arah Medan menuju Pematangsiantar.

Jenazah korban kini telah dibawa ke rumah duka di Sinaksak menggunakan ambulans setelah sebelumnya sempat dievakuasi ke RSUD Djasamen Saragih.

Harapan Keluarga Terhadap Penegakan Hukum

Pihak keluarga, melalui adik ipar korban bernama Fauzi, menyatakan rasa terpukulnya karena kehilangan sosok tulang punggung keluarga secara mendadak.

Fauzi mengaku baru mendapatkan kabar mengenai kepergian abang iparnya tersebut saat jenazah sudah berada di ruang instalasi medikolegal rumah sakit.

Keluarga menyoroti kondisi fisik truk yang secara kasat mata terlihat melebihi kapasitas angkut atau Over Dimensi dan Over Loading (ODOL).

“Saya nggak tahu kejadiannya. Saya dikabari kalau abang saya sudah meninggal kecelakaan dan dibawa ke RSUD Djasamen Saragih,” ujar Fauzi saat mengurus kepulangan jenazah.

Soroti Truk Bermuatan Berlebih

Fauzi menyayangkan operasional truk bermuatan besar yang tetap dipaksakan berjalan meski diduga kuat dalam kondisi rem yang tidak layak fungsi.

Keluarga menuntut agar sopir serta pemilik truk segera diamankan oleh pihak kepolisian guna mempertanggungjawabkan perbuatan yang menghilangkan nyawa anggota keluarga mereka.

Harapan besar keluarga adalah adanya keadilan hukum serta tanggung jawab penuh dari pihak pengelola truk atas insiden berdarah yang menelan korban jiwa ini.

“Kalau secara kasat mata kita lihat, truk itu kelebihan muatannya. Kalau alasannya truknya rem blong, harusnya jangan jalan sejak awal. Banyak korban jadinya seperti ini,” katanya.

“Mereka harus bertanggung jawab pastinya,” tegas Fauzi.

Sosok Pekerja Keras di Mata Warga

Ramlan Damanik dikenal warga sebagai sosok pekerja keras yang aktif dalam berbagai kegiatan organisasi kepemudaan di tingkat Kecamatan Tapian Dolok.

Nahas, kepulangannya dari agenda musyawarah organisasi malam itu menjadi perjalanan terakhirnya sebelum dihantam kendaraan berat tersebut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved