Uji Kualitas Udara, DLH Tarik Passive Sampler setelah Tiga Bulan
Pengambilan Passive Sampler diawasi langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Arri Suaswandhy Sembiring dengan Kabid PPKL,
Penulis: Alija Magribi | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menarik Passive Sampler yang sudah dipasang selama tiga bulan di sejumlah titik di Kota Pematangsiantar, Jumat (12/6/2026). Passive Sampler adalah metode pengambilan sampel gas atau polutan di udara secara pasif tanpa pompa listrik.
Pengambilan Passive Sampler diawasi langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Arri Suaswandhy Sembiring dengan Kabid PPKL, Prasizu Minly Harahap dan tim laboratorium.
"Jadi kita melanjutkan tahap akhir dari pemantauan kualitas udara dengan melakukan pengambilan alat passive sampler yang telah dipasang dan sengaja dibiarkan terpapar sebelum akhirnya pada hari ini alat tersebut diambil untuk dikirim ke KLHK," kata Arri.
Sebelumnya, alat tersebut dipasang pada empat titik lokasi di mana titik pertama adalah Daerah Kawasan Pemukiman, titik kedua Daerah Kawasan Industri, titik ketiga Daerah Kawasan Perkantoran, serta titik keempat adalah Daerah Kawasan Transportasi.
Baca juga: Terima Bantuan Rp 25 Miliar, Bupati Bener Meriah Balas Kunjungan ke Rumah Dinas Wali Kota Siantar
Alat tersebut didiamkan atau dibiarkan terpapar di suatu lokasi dalam jangka waktu per triwulan. Proses ini memanfaatkan pergerakan alami molekul gas di udara berdasarkan hukum difusi (berpindah dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah) untuk menangkap polutan.
"Setelah kita ambil, Passive Sampler kita bawa ke Jakarta untuk nanti mendapatkan hasil yang mutakhir dan menyeluruh," kata Arri.
Pemanfaatan Passive Sampler adalah upaya pemantauan yang krusial untuk memahami apa yang masyarakat hirup sehari-hari. Selain mengenali sumber dan tren polusi, hasil pemantauan juga dapat digunakan untuk penelitian ilmiah dan dampak lingkungan, mengevaluasi efektivitas dan program kebijakan pengendalian polusi demi melindungi kesehatan masyarakat di Kota Pematangsiantar.
| Dinas Lingkungan Hidup Siantar Tarik Passive Sampler yang Sudah Dipasang 3 Bulan di Sejumlah Titik |
|
|---|
| DLH Siantar Perketat Konsumsi BBM Armada Sampah setelah BBM Non-Subsidi Naik |
|
|---|
| DLH Siantar Targetkan Retribusi Sampah Rp 7,7 Miliar, Minta Warga Bantu Cegah Pungli |
|
|---|
| Mutakhirkan Fungsi Laboratorium, DLH Siantar Siap Awasi Perusahaan Perusak Lingkungan |
|
|---|
| Kadis DLH Siantar Ancam Tindak ASN Terlibat Pungli: Tidak Usah Anggar Backing, Saya Kepala Dinasnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pengambilan-Passive-Sampler-di-empat-cluster-Kota-Pematangsiantar111.jpg)