Berita Medan
SPOBDA/SPOBNAS Sumut Buka Rekrutmen Atlet Pelajar, Ini Klasifikasi dan Syarat 10 Cabor
Secara keseluruhan, kuota penerimaan atlet baru yang disiapkan juga bervariasi pada setiap cabang olahraga.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Daerah/Nasional (SPOBDA/SPOBNAS) Sumatera Utara kembali membuka kesempatan bagi atlet-atlet pelajar berbakat untuk bergabung pada tahun ajaran 2026/2027.
Program pembinaan olahraga prestasi bagi pelajar ini menjadi salah satu upaya untuk menjaring serta mengembangkan potensi atlet muda di Sumatera Utara agar mampu bersaing di berbagai ajang kejuaraan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pendaftaran penerimaan atlet pelajar ini pun sudah dibuka sejak 28 Februari hingga 12 April. Kemudian tahapan seleksi akan berlangsung 20-30 April 2026 mendatang.
Pada tahun ini, dari total 14 cabang olahraga (cabor) yang berada dalam program pembinaan SPOBDA/SPOBNAS Sumut, terdapat 10 cabang olahraga yang membuka penerimaan atlet pelajar baru. Kesepuluh cabang olahraga tersebut yakni atletik, angkat besi, judo, karate, renang, sepak bola, senam, taekwondo, wushu sanda, serta tinju.
Secara keseluruhan, kuota penerimaan atlet baru yang disiapkan juga bervariasi pada setiap cabang olahraga.
Untuk cabang olahraga atletik tersedia tujuh kuota, angkat besi satu kuota, judo dua kuota, karate dua kuota, renang satu kuota, sepak bola lima kuota, senam satu kuota, taekwondo empat kuota, wushu sanda lima kuota, serta tinju satu kuota.
Pada cabang olahraga atletik, penerimaan atlet dibuka untuk beberapa spesialisasi nomor pertandingan.
Di antaranya nomor lari jarak menengah dan jauh seperti 800 meter, 1.500 meter, 3.000 meter, 5.000 meter hingga 2.000 meter steeplechase.
Nomor ini diperuntukkan bagi atlet kelahiran tahun 2010–2011 dengan syarat tinggi badan minimal 160 cm untuk putra dan 155 cm untuk putri.
Kuota yang tersedia yakni dua atlet putra dan satu atlet putri dengan persyaratan VO2Max minimal 54.
Selain itu, pada nomor lari jarak pendek seperti 100 meter, 200 meter, 400 meter serta nomor lari gawang juga dibuka kuota satu atlet dengan syarat kelahiran tahun 2010–2011, tinggi badan minimal 168 cm serta memiliki VO2Max minimal 47.
Untuk nomor jalan cepat 5.000 meter putra juga tersedia satu kuota bagi atlet kelahiran 2010–2011 dengan tinggi badan minimal 165 cm serta VO2Max 54.
Sementara pada nomor lempar dan tolak seperti lempar cakram, tolak peluru dan lempar lembing dibuka dua kuota, masing-masing satu putra dan satu putri dengan syarat kelahiran 2010–2011, tinggi badan minimal 168 cm serta VO2Max 33.
Pada cabang olahraga angkat besi tersedia satu kuota bagi atlet putra atau putri dengan spesialisasi kelas 56 kg hingga +98 kg untuk putra dan 44 kg hingga +77 kg untuk putri. Persyaratan tinggi badan minimal yakni 155 cm untuk putra dan 150 cm untuk putri dengan VO2Max minimal 45 untuk putra dan 35 untuk putri.
Cabang olahraga karate membuka dua kuota untuk atlet putra maupun putri. Untuk kategori putra disyaratkan memiliki tinggi badan 160–170 cm dengan VO2Max minimal 45,5 pada kelas -55 kg hingga +76 kg.
| Andi Ayam Ditangkap, Polisi Bongkar Aksi Curat di Kawasan Gabion Belawan |
|
|---|
| LBH Medan Kritik TNI AL Tangkap Pelaku Kejahatan di Belawan, Dinilai Lampaui Kewenangan |
|
|---|
| ABK KM Cendrawasih I Tewas Terjatuh ke Palka, Personel Posal Medan Labuhan Bergerak Cepat |
|
|---|
| Manfaatkan Keramaian Untuk Jual Sabu, Warga Medan Timur Diboyong Satresnarkoba Polrestabes |
|
|---|
| Niesya Ridhania Harahap, Perempuan Medan yang Siap Harumkan Indonesia di Miss Petite Global 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Atlet-pelajar-cabor-senam-binaan-SPOBDASPOBNAS.jpg)