Berita Viral

DATA Korban Banjir-Longsor Sumut, 116 Meninggal, Jalan Menuju Sibolga dari Taput Masih Terputus

Adapun korban jiwa paling banyak berada di Tapanuli Tengah yakni 47 jiwa, Tapanuli Selatan 32 jiwa.

Tayang:
IST
EVAKUASI - Petugas saat mengevakuasi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak Selasa (25/11/2025) 

TRIBUN-MEDAN.com - Data korban banjir-longsor Sumatera Utara terus bertambah. 

Teranyar berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 116 korban ditemukan meninggal dan 42 lainnya.

Adapun korban jiwa paling banyak berada di Tapanuli Tengah yakni 47 jiwa, Tapanuli Selatan 32 jiwa.

Baca juga: Banjir dan Longsor Tapteng Tewaskan 47 Orang, Akses Terputus, Upaya Penanganan Terus Dimaksimalkan

Sementara Kota Sibolga 17 jiwa, Tapanuli Utara 11 jiwa, Humbang Hasundutan 6 jiwa, Pakpak Bharat 2 jiwa, dan Kota Padangsidimpuan 1 jiwa. 

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan,  jalan menuju Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah dari Kabupaten Tapanuli Utara masih terputus hingga saat ini, Jumat (28/11/2025).

Dijelaskan Bobby Nasution  ada dua kondisi jalan dari Tarutung menuju Sibolga yang sampai saat ini  membuat  jalan tersebut belum bisa dilalui.

Baca juga: Soal BBM Langka di Sumut, Ini Kata Bobby Nasution

Bobby mengatakan, sampai saat ini tim nya sedang melakukan pembukaan jalan dari Tarutung menuju Sibolga atau Kabupaten Tapanuli Tengah.

"Masih belum bisa dilalui. Masih  ada  titik longsor dan sedang diperbaiki. Ini ada dua kondisi terputus karena amblas dan terputus karena material," katanya, Jumat (28/11/2025).

Menurutnya, untuk area jalan yang terputus karena material sedang dibersihkan oleh Dinas PUPR sumut dan pemerintah setempat.

Petugas saat mengevakuasi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak Selasa (25/11/2025)
Petugas saat mengevakuasi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak Selasa (25/11/2025) (IST)

"Untuk kondisi jalan amblas karena material ini masih kita bersihkan. Untuk jumlah personel  belum bisa disampaikan karena kita fokus penyelamatan terlebih dahulu," katanya. 

Diketahui, Posko  nasional penanganan bencana banjir bandang dan longsor ditetapkan pemerintah pusat di Kabupaten Tapanuli Utara. Saat ini tim  BNPB  sudah mulai berada di area tersebut.

BBM di Medan Mulai Langka akibat Banjir

Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Medan kian menipis, warga pun harus bersusah payah untuk membelinya. 

Sejumlah SPBU di Medan tampak tutup. Meski ada para pekerja, mereka tidak melayani pembeli yang terus berdatangan. 

"Minyak masih kosong," kata petugas SPBU di jalan Amir Hamzah Medan, Jumat (28/11/2025). 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved