Banjir dan Longsor Tapteng
16 Orang Diamankan Terkait Aksi Penjarahan Minimarket di Sibolga
Para pelaku diamankan di lokasi berbeda dengan barang bukti berupa makanan ringan, minuman, dan sejumlah barang kebutuhan rumah tangga.
TRIBUN-MEDAN.com, SIBOLGA- Sebanyak 16 orang diamankan Sat Reskrim Polres Sibolga terkait aksi penjarahan sejumlah minimarket di Sibolga, Sabtu (29/11/2025).
Para pelaku diamankan di lokasi berbeda dengan barang bukti berupa makanan ringan, minuman, dan sejumlah barang kebutuhan rumah tangga.
Kasi Humas Polres Sibolga, Iptu Suyatno, mengatakan, Polres Sibolga menilai kondisi ini berpotensi berkembang menjadi penjarahan massal yang lebih luas apabila tidak segera ditangani.
Dikhawatirkan, sasaran berikutnya dapat meluas ke grosir, warung, hingga rumah makan.
Polres Sibolga telah mengambil sejumlah langkah strategis:
1. Kapolres Sibolga meminta bantuan pengamanan* dari Korem 023/KS, Kodim 0211/TT, dan TNI AL Sibolga.
2. Sat Intelkam melakukan deteksi, pemantauan, dan penggalangan massa untuk mencegah aksi lanjutan.
3. Sat Reskrim* telah melakukan penindakan dan mengamankan 16 pelaku.
4. Sat Samapta* memperkuat pengamanan di seluruh mini market dan supermarket di wilayah Kota Sibolga.
Situasi di Kota Sibolga saat ini berada dalam pengawasan ketat aparat gabungan TNI–Polri.
Polres Sibolga mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban demi keamanan bersama.
Kepolisian Resor (Polres) Sibolga bersama TNI kembali memperketat pengamanan di sejumlah pusat perbelanjaan setelah terjadi aksi penjarahan yang dilakukan massa.
Personel Satuan Intelkam Polres Sibolga diturunkan untuk melakukan deteksi dan pemantauan situasi di berbagai titik perbelanjaan di wilayah hukum Polres Sibolga.
Berdasarkan hasil deteksi di lapangan, beberapa pusat perbelanjaan terpantau aman, sementara sejumlah mini market telah menjadi sasaran penjarahan.
Berikut kondisi terkini di beberapa lokasi:
| Tangis Yustina Pecah Karena Sudah Dua Minggu Tak Bisa ke Gereja: Baju Habis, Rumah Hancur |
|
|---|
| UPDATE Penanganan Bencana di Tapanuli Tengah 7 Desember: Meninggal Dunia 102 Orang, 33 Masih Hilang |
|
|---|
| Banjir di Hutanabolon Tapteng Datang Seperti Tsunami, Menyambut Natal Dengan Air Mata |
|
|---|
| Masih Banyak Korban Hilang, Bupati Tapteng Masinton: Alat Berat Kita Terbatas, Butuh Bantuan Pusat |
|
|---|
| 10 Jam Joni dan Andre Berjalan Kaki ke Pandan Ambil Obat-obatan untuk Dibawa ke Hutanabolon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sebanyak-16-orang-diamankan-Sat-Reskrim-Polres-Sibolga.jpg)