TOPIK
Banjir dan Longsor Tapteng
-
Yustina, Korban Longsor menangis karena sudah dua minggu tak bisa ke gereja, ngaku baju habis hingga rumah hancur.
-
Kondisi Terkini dan Upaya Penanggulangan Banjir Bandang dan Longsor di Tapanuli Tengah (Tapteng)
-
Banjir di Hutanabolon Tapteng Datang Seperti Tsunami, salah satu warga yang bernama Juita blak-blakan tak menyangka.
-
Bupati Tapanuli Tengah Masinton mengakui masih banyak korban hilang yang belum ditemukan pasca banjir bandang dan longsor.
-
Joni dan Andre nekat berjalan kaki selama 10 jam pulang pergi dari utanabolon menuju Pandan melewati Kecamatan Tukka untuk mengambil obat-obatan
-
Kisah penyelamatan ini bukan datang dari bantuan resmi, melainkan dari aksi heroik dan nekat sang adik yang mempertaruhkan nyawa demi keluarga.
-
Personel Brimob berhasil menemukan jenazah wanita dewasa, berinisial TS (70), orang tua dari Aipda Simson Pakpahan, anggota Kompi 1 Batalyon-C.
-
Bahkan dari mereka ada yang langsung lari untuk ambil sembako tak peduli dengan jarak dan angin kencang dari Helikopter tersebut.
-
Helikopter tersebut membawa Presiden menuju sejumlah lokasi terdampak bencana banjir dan longsor di Tapanuli Tengah
-
Tahun lalu tanggal 24 November banjir bandang terjadi di Sipange Siunjam. Kayu datang dari hulu menghabiskan desa. Ada 2 korban jiwa.
-
Para pelaku diamankan di lokasi berbeda dengan barang bukti berupa makanan ringan, minuman, dan sejumlah barang kebutuhan rumah tangga.
-
Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tercatat 39 orang. Selain itu, 7 orang mengalami luka-luka dan saat ini tengah menjalani perawatan.
-
Respons cepat ini merupakan instruksi langsung dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Harly Siregar.
-
Menurutnya, sejumlah grosir dan tempat penjualan bahan pokok juga mulai kehabisan stok beras, membuat antrean warga mengular dan ketegangan meningkat.
-
Kehadiran Gus Irawan di Batangtoru baru bisa terealisasi setelah akses jalan yang tertimbun longsor di Angkola Barat bisa dilalui.
-
Bobby mengatakan belum bisa berkomentar banyak mengenai hal itu. Sebab, ia harus memastikan langsung keadaan Akhmad setibanya di sana.
-
Sebanyak 500 paket bantuan logistik untuk korban bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah masih belum bisa dibagikan hingga saat ini.
-
Korban tewas banjir bandang di Batangtoru, Tapanuli Selatan terus bertambah. Kini Kamis 27 November 2025, korban tewas bertambah menjadi 19 jasad.
-
Sekretaris BPBD Sumut Herianto mengatakan, sebanyak dua truk bantuan logistik batal diberangkatkan ke Kabupaten Tapanuli Tengah.
-
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut menyampaikan, hujan bukan jadi faktor utama penyebab banjir.
-
Sementara, tanah longsor terjadi di 7 titik antara lain : Badiri, Sibabangun, Lumut, Sarudik, Tapian Nauli.
-
Kepala SAR Nias Putu Arga Sudjarwadi mengatakan, sebanyak 8 orang meninggal dunia dan 21 orang hilang akibat dari banjir dan longsor.
-
Rosmawati bercerita, ia terakhir menghubungi keluarganya, melalui video call pada Selasa (25/11/2025) pukul 10.00 WIB kemarin.
-
Saat video call itu, tujuh keluarganya sudah berada di perbukitan dan hutan-hutan dekat Aek Saeli, Desa Hutanabolon.
-
Semula sebanyak 6 korban jiwa yang sengaja disimpan di puskemas sejak Selasa (25/11/2025).
-
Hingga Rabu (26/11/2025), sebanyak 13 korban jiwa atas bencana ini. Semuanya dibawa untuk dievakuasi ke Puskesmas Batangtoru.
-
Hingga Rabu (26/11/2025), sebanyak 13 korban jiwa atas bencana ini. Semuanya dibawa untuk dievakuasi ke Puskesmas Batangtoru.
-
Kepolisian Daerah Sumatera Utara mengeluarkan data sementara korban jiwa, maupun hilang akibat bencana alam yang terjadi sejak kemarin.
-
Sembako untuk korban bencana alam di Kabupaten Tapteng, Tapsel, Mandailing Natal, dan Sibolga belum bisa dibagikan karena akses terputus
-
Kondisi ini membuat tim yang seharusnya diberangkatkan untuk membantu proses penanganan darurat banjir bandang.