Sumut Terkini

Identitas Sembilan Korban Meninggal Dunia Penumpang Avanza Yang Tertabrak Keteta Api di Tebingtinggi

Kecelakaan hebat yang terjadi sekira pukul 18.24 WIB itu, mengakibatkan sembilan orang yang menumpangi mobil

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
IST/TRIBUN MEDAN/Facebook Mukhlis Zaliansyah
KECELAKAAN KERETA API - Kondisi mobil Toyota Avanza yang ringsek dihantam kereta api setelah mengalami kecelakaan, di Sektor 5, Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Rabu (21/1/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu kembali terjadi di Kota Tebingtinggi.

Kali ini, perlintasan kereta api yang berada di kawasan Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, melibatkan satu unit mobil jenis Toyota Avanza terseret Kerata Api Sribilah Utama, Rabu (21/1/2026) kemarin. 

Kecelakaan hebat yang terjadi sekira pukul 18.24 WIB itu, mengakibatkan sembilan orang yang menumpangi mobil berplat nomor BK 1657 ABP itu meninggal dunia.

Diketahui, dari sembilan orang korban ini delapan di antaranya meninggal dunia di tempat dan satu orang lainnya meninggal saat mendapatkan penanganan medis di RS Bhayangkara Kota Tebingtinggi. 

Baca juga: Enam Bulan Bercerai dan Hidup Sendiri, Wanita Ini Menangis setelah Menerima Pesan dari Mantan Suami

Baca juga: DAFTAR 9 Identitas Korban Tewas Kecelakaan Kereta Api di Tebingtinggi, Termasuk Anak-anak

Baca juga: Awali 2026, Ketua DPD PDIP Sumut Menyusuri Papatar, Dengar Keluhan Isolasi Grografis dan Klaim Hutan

Berikut identitas dari sembilan orang yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. 

-Abdul Kadir Al Jaelani, pria berusia 42 tahun warga Lingkungan 7 Pasar IV Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. (Pengemudi, sempat dirawat di RS Bhayangkara namun dinyatakan meninggal dunia).

-Rizal, pria berusia 59 tahun yang beralamat di Jalan Mutiara 8, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. (Dibawa ke Tanjung Morawa).

-Daratul Lailla, wanita berusia 50 tahun warga Jalan Satria Ujung Gang Sedulur, Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang.

-Risnawati, wanita berusia 57 tahun warga Jalan Deli Tua Gang Al Iman, Dusun I Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang. (Dibawa ke Tanjung Morawa).

-Muhammad Hafiz, anak laki-laki berusia 4 tahun yang merupakan anak dari Daratul Lailla.

-Muhammad Rafka Attaqih, anak laki-laki berusia sekitar enam tahun. (Anak Kadir dan Devi).

-Asrah, wanita berusia 80 tahun warga Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang.

-Sri Devi, wanita berusia 41 tahun warga Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

-Zaitun, anak yang masih belum diketahui usianya.

Informasi yang didapat, pada malam tadi seluruh korban telah dibawa ke rumah duka masing-masing baik di wilayah Deli Tua, Tanjung Morawa Maupun Medan Marelan.

Seluruh korban dibawa menggunakan beberapa unit mobil ambulance, membuat warga Kota Tebingtinggi yang menyaksikan iring-iringan korban turut menyampaikan bela sungkawa.

Baca juga: SOSOK Michael Octavian, Dulu Manusia Silver, Kini Jadi Model Profesional Berpenghasilan Besar

Baca juga: 7 Pelaku Kasus Pembunuhan Dibebaskan, Ahli Hukum Pidana: Petunjuk Jaksa Keliru

Baca juga: Hari Ini Xiaomi Redmi Note 15 Pro Meluncur di Pasar Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya

Kecelakaan melibatkan Kereta Api (KA) Sribilah Utama relasi Rantau Prapat–Medan dengan sebuah minibus terjadi di perlintasan sebidang liar kilometer 83+300, petak jalan antara Stasiun Laut Tador dan Stasiun Tebing Tinggi, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 18.24 WIB.

Peristiwa tersebut bermula saat KA Sribilah Utama melaju menuju Medan. Berdasarkan keterangan warga sekitar lokasi, masinis telah membunyikan suling lokomotif secara berulang sebagai tanda peringatan sebelum memasuki perlintasan sebidang tanpa palang pintu.

Namun, sebuah minibus tiba-tiba muncul dari arah samping dan langsung melintas tanpa berhenti.

Diduga, pengemudi tidak sempat memastikan kondisi jalur dengan menengok ke kanan dan kiri, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan insiden tersebut mengakibatkan lokomotif KA Sribilah Utama mengalami kerusakan sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.

“Akibat kejadian ini, lokomotif KA Sribilah Utama mengalami gangguan dan harus dibantu dengan lokomotif penolong yang dikirim dari Stasiun Tebing Tinggi,” ujar Anwar.

Meski demikian, Anwar memastikan masinis, seluruh kru kereta, serta para penumpang KA Sribilah Utama dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka-luka.

Sementara itu, delapan penumpang minibus yang terlibat kecelakaan segera dievakuasi oleh petugas KAI bersama pihak kepolisian dengan bantuan warga sekitar.

Para korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk mendapatkan penanganan medis. Kendaraan minibus juga dievakuasi agar jalur kereta api dapat kembali diamankan.

Setelah lokomotif penolong tiba, KA Sribilah Utama ditarik menuju Stasiun Tebing Tinggi untuk dilakukan perbaikan.

Usai proses perbaikan selesai, kereta kembali diberangkatkan menuju Medan pada pukul 19.56 WIB atau mengalami kelambatan selama 84 menit dari jadwal semula.

“KAI Divre I Sumatera Utara menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan KA Sribilah Utama atas keterlambatan perjalanan yang terjadi,” tambah Anwar.

Atas kejadian tersebut, KAI Divre I Sumatera Utara juga menyampaikan simpati dan duka cita kepada para korban, sekaligus mengingatkan seluruh pengguna jalan agar lebih waspada saat melintasi perlintasan sebidang, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu.

“Tidak ada waktu yang lebih berharga daripada nyawa manusia. Lebih baik kehilangan satu menit untuk berhenti dan memastikan aman, daripada kehilangan keselamatan,” pungkas Anwar.

KAI mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dengan selalu memastikan kondisi jalur benar-benar aman sebelum melintas di perlintasan kereta api.

(mns/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved