Sumut Terkini

Modus dan Nasib Emak-emak Curi Uang Duka Korban Kecelakaan Kereta Api: Pura-pura Melayat

Di tengah duka, ketika isak tangis pecah tak terbendung di dekat jenazah 4 korban, dan semua orang berdoa.

|
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
Tampang wanita yang mencuri uang duka korban kecelakaan mobil vs kereta api, di Gang Arjuna, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (22/1/2025). Ia mengaku hanya mengambil sebesar Rp 30 ribu. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Peristiwa yang tidak disangka-sangka berlangsung di rumah duka korban tewas kecelakaan mobil vs kereta api, di Jalan Purwo, Gang Arjuna, Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (22/1/2026).


Di tengah duka, ketika isak tangis pecah tak terbendung di dekat jenazah 4 korban, dan semua orang berdoa.


Seorang perempuan mengenakan hijab berwarna hitam, gamis motif bunga, dan memakai masker, justru mencuri uang duka.


Ia datang sekira pukul 10:00 WIB, seakan-akan sebagai pelayat yang ingin menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga ditinggalkan.


Berjalan kaki melewati puluhan orang yang duduk, maupun berdiri dibawah tenda, ia datang tanpa ragu.


Begitu sampai di baskom atau wadah tempat uang duka dikumpulkan, ia mengeluarkan uang pecahan Rp 5 ribu yang disiapkan untuk dimasukkan ke dalamnya.


Namun, uang Rp 5 ribu itu hanya alibinya untuk meraup keuntungan yang lebih besar.


Begitu selembar uang kertas Rp 5 ribu dimasukkan, wanita ini justru mengambil uang pecahan lebih besar sebanyak Rp 35 ribu, secepat kilat.


Untungnya aksi Mia diketahui warga yang merasa curiga dengan gerak-geriknya, dan langsung menangkapnya.


Modus pencurian di rumah duka ini diungkap oleh Juliadi, kepala Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, usai mendengar pengakuan pelaku usai diamankan.


Juliadi mengungkapkan, uang Rp 30 ribu itu karena memang yang ada cuma segitu, sebab sebelumnya sudah disimpan ahli waris.


"Teknisnya dia memasukkan Rp 5.000, ambil Rp 30.000 gitulah. Tapi kalau di situ banyak, mungkin ngambil banyak dia,"kata Juliadi, Kamis (22/1/2026).


Aksi pencurian uang di rumah duka seperti ini diduga sudah dilakukan Mia secara berulang.


Bahkan, diduga ia beraksi bersama beberapa pelaku lainnya.


Sebab, ketika ditanyai pelaku ini warga mana, keterangannya berubah-ubah.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved