Breaking News

Makan Bergizi Gratis

Alasan BGN Tutup 252 Dapur MBG di Sumut Mulai Senin 9 Maret 2026

Badan Gizi Nasional (BGN) membuat keputusan baru menutup 252 dapur Makan Bergizi Gratis MBG Sumatra Utara (Sumut).

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
DOK/POLRES PEMATANGSIANTAR
DAPUR MBG - Aktivitas Dapur MBG Polres Pematangsiantar, beberapa waktu lalu. Badan Gizi Nasional (BGN) membuat keputusan baru menutup 252 dapur MBG di Sumatra Utara (Sumut) mulai 9 Maret 2026. 

Hal tersebut sesuai Surat Keputusan Badan Gizi Nasional di Jakarta yang ditandatangani Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah 1 BGN, Dr. Harjito, SSTP, MSi.

Surat bernomor 693/D.TWS/03/2026 tertanggal 4 Maret 2026 pada poin pertama menerangkan bahwa Pemberhentian Operasional Sementara SPPG Padangmatinggi Lestari Provinsi Sumatera Utara terkait temuan makan tidak layak atau roti berjamur pada menu MBG. 

Dengan temuan tersebut di atas, dihentikan operasionalnya sampai dengan terpenuhinya tenaga Pengawas Gizi serta infrastruktur yang sesuai standar.

Baca juga: Beri Siswa Menu MBG Roti Berjamur, SPPG di Padangsidimpuan Kena Batunya, Kini Ditutup BGN

Kepala Dinas Pendidikan, Ahmad Rizky Hariri Hasibuan mengimbau orangtua proaktif untuk menyampaikan tentang MBG yang diterima anak-anaknya di sekolah dan jika menemukan adanya kejanggalan untuk menyampaikannya kepada Satgas MBG.

Adapun penutupan SPPG itu terjadi setelah viralnya menu roti berjamur di SD Negeri 2 Padangmatinggi, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.

Kejadian MBG roti berjamur berawal pada Senin (23/2/2026). Saat itu, petugas dari dapur MBG membagikan sekitar 500 siswa.

Dalam paket makanan itu terdapat roti kemasan yang sebagian sudah dalam kondisi berjamur.

Berdasarkan keterangan salah seorang guru, roti tersebut sempat dibagikan kepada siswa.

Namun setelah diketahui sebagian dalam kondisi tidak layak konsumsi, pihak sekolah langsung mengambil langkah cepat dengan menarik kembali roti tersebut.

Setelah kejadian menu MBG roti berjamur, siswa SD Negeri 2 Padangmatinggi mendapat jatah ubi rebus, Selasa (24/2/2026).

Menu ini pun mendapat keluhan dari para siswa dan guru, sebab ubi rebus yang dibagikan dianggap terlalu keras.

Kepala SPPG Padangmatinggi, Ilham Ramadhan mengakui memang ada roti berjamur yang sempat dibagikan ke SD Negeri 2 Padangmatinggi.

“Iya, kami akan mendistribusikan kembali roti pada hari Jumat ke sekolah,” jawab Ilham singkat. (*)

Sebagaian artikel ini sudah tayang di Kompas.com

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved