Sumut Terkini
Pemerataan Pembinaan Judo di Sumut, Atlet Samosir Ikuti Program Latihan Bersama di Medan
Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya memperkuat pembinaan atlet di daerah.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya memperkuat pembinaan atlet di daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengundang atlet dan pelatih dari kabupaten/kota untuk mengikuti program latihan bersama di Pendopo Judo Sumut, Kota Medan.
Kali ini, Pengprov PJSI Sumut mengundang dua atlet muda asal Kabupaten Samosir, yakni Bintang Romulus Sitanggang dan Marcelino Sinaga, bersama pelatih mereka Marolo Sitanggang. Ketiganya mengikuti program latihan bersama yang digelar di dojo atau padepokan judo Sumut, sejak Minggu 8 hingga 15 Maret mendatang.
Ketua Umum Pengprov PJSI Sumut, M. Arif Fadhillah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program pembinaan yang secara rutin dijalankan oleh pihaknya untuk menjaring sekaligus meningkatkan kualitas atlet judo dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
Menurutnya, program tersebut dilakukan dengan cara mengundang atlet-atlet potensial dari daerah secara bergiliran untuk berlatih di Medan agar mendapatkan pengalaman latihan yang lebih terstruktur dan terarah.
“Program ini memang kita jalankan secara reguler. Kita mengundang atlet-atlet terbaik dari daerah untuk datang ke Medan dan berlatih di padepokan judo Sumut. Dengan begitu mereka bisa merasakan atmosfer latihan yang sama seperti atlet-atlet binaan provinsi,” ujar Arif Fadhillah.
Ia mengatakan, program serupa sebelumnya juga telah melibatkan sejumlah daerah lain di Sumatera Utara, seperti Kabupaten Deli Serdang, Toba, Dairi, Humbang Hasundutan, hingga Kota Tebing Tinggi.
Dalam pelaksanaannya, Pengprov PJSI Sumut juga memberikan fasilitas kepada para atlet dan pelatih yang datang dari daerah, mulai dari tempat menginap hingga kebutuhan makan selama menjalani program latihan.
“Selama di Medan mereka langsung tinggal di dojo. Makan, menginap, semua kita fasilitasi. Tujuannya supaya mereka benar-benar fokus berlatih dan bisa menyerap materi latihan dengan maksimal,” jelasnya.
Arif menambahkan, saat pihaknya mengirimkan undangan kepada Pengkab PJSI Samosir, sebenarnya ada beberapa atlet yang diharapkan bisa ikut serta. Namun karena faktor izin sekolah, hanya dua atlet yang bisa berangkat ke Medan.
“Dari beberapa atlet yang kita undang, sebenarnya ada enam sampai tujuh orang. Tapi yang bisa mendapatkan izin dari sekolah hanya dua atlet. Kemudian ditambah satu pelatih, jadi mereka datang bertiga ke Medan untuk mengikuti program ini,” katanya.
Ia juga mengapresiasi perkembangan judo di Kabupaten Samosir yang dinilai menunjukkan semangat latihan yang tinggi. Hal itu terlihat ketika pihaknya menghadiri kegiatan musyawarah kabupaten di daerah tersebut.
Bahkan, Arif menyebut para atlet judo di Samosir kerap berlatih dengan penuh semangat di kawasan pinggir Danau Toba.
“Waktu kita datang ke sana, kita lihat mereka sangat semangat berlatih. Bahkan sampai banting-bantingan di pinggir Danau Toba, di pantai. Itu menunjukkan semangat mereka luar biasa,” ungkapnya.
Selain untuk meningkatkan kemampuan teknik, program latihan bersama ini juga bertujuan untuk menyamakan metode latihan antara pelatih daerah dengan pelatih di tingkat provinsi.
Menurut Arif, hal tersebut penting agar program pembinaan atlet judo di Sumatera Utara berjalan selaras dan memiliki target yang sama.
“Dengan program ini kita bisa melihat langsung materi latihan mereka setiap hari, bagaimana penguatan fisik yang diberikan. Fisik di judo tentu berbeda dengan cabang olahraga lain,” jelasnya.
judo
| Bongkar Rumah Warga dan Curi Uang Rp 110 Juta, Pria 57 Tahun di Langkat Diringkus Polisi |
|
|---|
| Hoiruddin Hasibuan Terpilih Aklamasi, PAPPSI Siap Gas Transformasi Tabagsel |
|
|---|
| Kajari Karo dan Tiga Jaksa Diperiksa Kejagung terkait Kasus Amsal Sitepu |
|
|---|
| Penabrak Gadis 19 Tahun yang Tewas di Siantar Ternyata Oknum Polisi Pangkat Briptu |
|
|---|
| Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Tebingtinggi Tahun 2026 Tembus Rp 5,3 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Dua-atlet-dan-satu-pelatih-Judo-asal-Sumut-foto-bersama-usai-mengikuti-latihan.jpg)