Sumut Terkini

Talkshow Bersama DPRD Sumut Bahas Masa Depan Kartini Muda, Dorong Keterlibatan Perempuan

Namun di tengah peluang yang terbuka, perempuan juga masih menghadapi tantangan dalam membagi peran antara keluarga, rumah tangga, dan karier.

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN
KARTINI MUDA- Talkshow Tribun Medan bersama DPRD Provinsi Sumatera Utara bertajuk Masa Depan Kartini Muda menghadirkan Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus dan Rektor Universitas Tjut Nyak Dhien Dr apt Eva Sartika Dasapang sebagai narasumber di Medan, Kamis (23/4/2026). 

“Hari ini saya itu bukan hanya di dapil saya saja. Saya tidak boleh hanya memikirkan dapil saya saja, tapi semua kebijakan itu harus untuk masyarakat Sumatera Utara,” katanya.

Ia menambahkan fungsi DPRD mencakup penganggaran, pengawasan, dan memastikan kebijakan pemerintah berjalan baik di tengah masyarakat.

Sementara itu, Eva Sartika Dasapang menilai perempuan saat ini memiliki ruang lebih luas dibanding masa lalu. Namun untuk mencapai posisi strategis tetap dibutuhkan keteguhan hati, pendidikan, dan niat yang kuat.

“Apapun yang kita lakukan selama niat itu tulus, pasti Tuhan meridoi,” ujarnya.

Ia mengaku bangga melihat perempuan mampu memimpin lembaga besar seperti DPRD Sumut. Baginya, hal itu menjadi bukti nyata bahwa perempuan mampu berada di posisi penting yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki.

“Perempuan itu bisa. Ternyata perempuan itu bisa untuk memimpin,” katanya.

Di lingkungan kampus, ia menegaskan seluruh mahasiswa memiliki kesempatan yang sama, baik laki-laki maupun perempuan.

Mahasiswa juga diberi ruang berkembang melalui organisasi kampus sebagai tempat belajar kepemimpinan dan menyampaikan aspirasi.

“Kalau di universitas pasti punya organisasi mahasiswa. Itu memang tidak bisa dipungkiri,” ujarnya.

Meski demikian, organisasi mahasiswa menurutnya harus diarahkan pada kegiatan yang positif dan membangun. Kampus tidak boleh mematikan ruang aspirasi, tetapi membimbing agar energi mahasiswa memberi manfaat.

Eva juga menyebut kepemimpinan perempuan di Universitas Tjut Nyak Dhien cukup kuat. Selain rektor dijabat perempuan, para dekan fakultas juga dipimpin perempuan.

“Dekan yang empat itu dipimpin perempuan semuanya. Rektornya juga perempuan,” katanya.

Dalam diskusi itu, media sosial juga menjadi sorotan. Menurut Eva, media sosial memberi banyak peluang bagi generasi muda, mulai dari sarana belajar hingga membuka usaha dengan modal yang lebih terjangkau.

“Tapi memang harus kita akui juga, sosial media ini punya dua sisi. Ada sisi yang terang dan ada gelapnya,” ujarnya.

Ia mengingatkan media sosial juga dapat memicu penyebaran hoaks dan menggiring opini bila tidak digunakan secara bijak. Karena itu, generasi muda perlu memiliki kemampuan menyaring informasi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved