Berita Tapteng Terkini

Curhat Warga Tapteng soal Jaminan Hidup: Tolong Kami Pak Bupati Masinton

Pendataan jaminan hidup (jadup) bagi korban bencana alam banjir bandang di Tapanuli Tengah (Tapteng), hingga kini masih belum tuntas. 

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
JAMINAN HIDUP - Warga Sibuluan Indah memohon kepada Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu tentang persoalan pendataan bantuan jaminan hidup (jadup) bagi korban banjir bandang, Senin (13/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.COM, TAPTENG - Pendataan jaminan hidup (jadup) bagi korban bencana alam banjir bandang di Tapanuli Tengah (Tapteng), hingga kini masih belum tuntas. 

Lima bulan pascabencana, Rusda Sitompul (67) warga di Kelurahan Sibulan Indah mengaku, hidupnya susah sejak bencana, apalagi belum mendapatkan bantuan termasuk jadup. 

Ia lantas tak segan menyebut nama Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution hingga Bupati Tapteng Masinton Pasaribu

"Kami minta tolong dengan sangat. Bapak Bupati Masinton minta tolong dipercepat. Kami sudah mengalami kerusakan dan hingga kini tidak ada bantuan dari mana-mana," ucapnya, Senin (13/4/2026). 

Menurut wanita paruh baya ini, ia dan warga di Sibulan Indah lainnya sudah pernah mencoba untuk memastikan bantuan jadup yang seharunya sudah disalurkan, namun hasilnya nihil. 

"Jangan seperti bola, ditendang ke sana ke sini tidak ada kegolan. Kami minta tolong dengan sangat ke Bapak Bupati Masinton," ujarnya. 

Rusda masih ingat betul betapa sengsara hidupnya akibat bencana alam 25 November 2025 lalu. 

"Empat hari empat malam kami mengungsi di masjid, nasi pun tidak pernah ada datang ke kami. Kami minta tolong. Terima kasih Bapak Prabowo, Bapak Gubernur agar kami diperhatikan," katanya. 

Begitu juga yang dirasakan Rosmayanti Pasaribu (51), warga Lingkungan IV Sibulan Indah. Ia berulang kali minta tolong ke Bupati Masinton Pasaribu

"Tolong kami Pak Bupati Masinton. Ke mana kami mengadu, kalau bukan sama Bapak. Kepling, lurah hingha camat tidak ada mendata kami, minta kartu keluarga sering," katanya. 

Bukakanlah pintu hati Bapak Masinton

Masdelina Gultom (68) dengan suara parau meminta agar Bupati Tapteng Masinton dibukakan pintu hatinya melihat penderitaan warga akibat bencana ini. 

"Bukakan pintu hatinya agar teketuk. Kalau gak ada lagi jadup itu, kalau bisa dari kantong pribadinya," ungkapnya. 

Tidak terdaftar penerima jadup

Suarman Panjaitan (52) memberberkan fakta bahwa warga di Sibuluan Indah tidak terdaftar sebagai penerima bantuan jadup.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved