Berita Tapteng Terkini
Begini Respons Bupati Masinton Pasaribu soal Curhat Warga Tapteng tak Dapat Jaminan Hidup
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu akhirnya buka suara soal curhatan warga tentang pendataan bantuan jaminan hidup (jadup).
Penulis: Azis Husein Hasibuan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.COM, TAPTENG - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu akhirnya buka suara soal curhatan warga tentang pendataan bantuan jaminan hidup (jadup).
Sebelumnya, warga Kelurahan Sibulan Indah mengaku hidupnya susah sejak bencana banjir bandang, apalagi kini belum mendapatkan bantuan termasuk jadup.
Masinton mengaku bahwa pembagian bantuan jadup di Tapteng sudah masuk tahap kedua dari Kementerian Sosial (Kemensos).
"Jadup sudah masuk tahap kedua dan akan dibagikan Kamis tanggal 16 April 2026. Semuanya dicairkan lewat PT Pos," kata Masinton saat diwawancarai Tribun-medan.com, Senin (13/4/2026).
Masinton saat itu dijumpai usai mendampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution di Kecamatan Badiri yang hingga kini kondisinya masih banyak kayu gelondongan pascabanjir.
"Nanti semua datanya akan disampaikan sesuai usulan by name by address tadi. Untuk tahap ketiga nanti tahap berikutnya juga akan lanjut setelah verifikasi data," jelasnya.
Tolong kami Pak Masinton
Rusda Sitompul (67) warga di Kelurahan Sibulan Indah Tapanuli Tengah (Tapteng) mengaku, hidupnya susah sejak bencana, apalagi belum mendapatkan bantuan termasuk jadup.
Ia lantas tak segan menyebut nama Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution hingga Bupati Tapteng Masinton Pasaribu.
"Kami minta tolong dengan sangat. Bapak Bupati Masinton minta tolong dipercepat. Kami sudah mengalami kerusakan dan hingga kini tidak ada bantuan dari mana-mana," ucapnya, Senin (13/4/2026).
Menurut wanita paruh baya ini, ia dan warga di Sibulan Indah lainnya sudah pernah mencoba untuk memastikan bantuan jadup yang seharunya sudah disalurkan, namun hasilnya nihil.
"Jangan seperti bola, ditendang ke sana ke sini tidak ada kegolan. Kami minta tolong dengan sangat ke Bapak Bupati Masinton," ujarnya.
Rusda masih ingat betul betapa sengsara hidupnya akibat bencana alam 25 November 2025 lalu.
"Empat hari empat malam kami mengungsi di masjid, nasi pun tidak pernah ada datang ke kami. Kami minta tolong. Terima kasih Bapak Prabowo, Bapak Gubernur agar kami diperhatikan," katanya.
Begitu juga yang dirasakan Rosmayanti Pasaribu (51), warga Lingkungan IV Sibulan Indah. Ia berulang kali minta tolong ke Bupati Masinton Pasaribu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bupati-Tapanuli-Tengah-Masinton-Pasaribu-saat-ditemui-di-Kecamatan-Badiri_jadup-di-tapteng_.jpg)