Gadget

Uji Lipatan Samsung Galaxy Z Trifold, Apakah Cepat Rusak?

Samsung Galaxy Z Trifold resmi diumumkan pada awal Desember 2025 dan mulai dijual di Korea Selatan sejak 12 Desember 2025

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pinterest/Geeky Gadgets
MIRIP TABLET- Samsung Galaxy Z Trifold merupakan ponsel lipat tiga pertama dari Samsung yang mengubah paradigma perangkat mobile menjadi layar imersif seperti tablet saat dibuka penuh. 

Ringkasan Berita:
  • Samsung Galaxy Z Trifold merupakan ponsel lipat tiga pertama dari Samsung yang mengubah paradigma perangkat mobile menjadi layar imersif seperti tablet saat dibuka penuh
  • Di Indonesia, produk ini belum dipasarkan hingga Desember 2025
  • Untuk harga handphone ini ditaksir mencapai Rp 40-45 juta (setara 2,5-3 juta KRW), sementara 1 TB lebih mahal hingga Rp 50 juta. 

 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Samsung Galaxy Z Trifold resmi diumumkan pada awal Desember 2025 dan mulai dijual di Korea Selatan sejak 12 Desember 2025.

Lalu, bagaimana dengan di Indonesia?

Sejauh ini belum ada kabar pasti kapan Samsung Galaxy Z Trifold akan dipasarkan di Indonesia.

Hanya saja, netizen mulai penasaran dengan daya lekuk atau lipat dari Samsung Galaxy Z Trifold ini.

Baca juga: Spesifikasi dan Harga MacBook Pro M5, Intip Kecanggihannya

Sebab, smartphone tersebut kabarnya menggunakan dua engsel.

Sejak dirilis, para Youtuber pun mulai mereview produk terbaru dari Samsung ini.

Mereka ingin tahu, sejauh mana gadget ini bisa bertahan jika terus-terusan dibuka dan dilipat.

Kanal Youtube asal Korea Selatan Omokgyo Electronics Shopping Mall, sempat diberitakan oleh Gizmochina melakukan uji ekstrem terhadap Samsung Galaxy Z Trifold.

Samsung Galaxy Z Trifold 1
DUA ENGSEL- Samsung Galaxy Z Trifold menggunakan dua engsel, memungkinkan penggunanya membuka berulangkali handphone canggih tersebut.

Baca juga: Infinix Note 60 Pro Segera Rilis di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

Tim penguji melipat dan membuka Galaxy Z TriFold tanpa jeda, untuk melihat ketahanan handphone ini.

Hadilnya, gadget tersebut mampu bertahan hingga 200.000 kali lipatan.

Namun, tanda-tanda awal keausan mulai muncul setelah 61.000 lipatan, ketika salah satu engsel mengeluarkan suara derit halus. 

Engsel kedua menyusul di sekitar 121.000 lipatan. Memasuki angka 144.000 lipatan, kedua engsel kehilangan sebagian kekencangannya.

Meski begitu, perangkat masih dapat dibuka dan digunakan, hanya saja tidak lagi terbuka rata sepenuhnya secara otomatis.

Baca juga: Spesifikasi dan Harga Huawei Nova 15 Series dengan Kamera Potrait Canggih

Kabar baiknya, layar tidak mengalami kerusakan sama sekali.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved