TRIBUN WIKI
Salah Kaprah Soal Anarkis, Anarko dan Anarkisme yang Dilabeli Buruk oleh Negara
Anarkis, Anarko, dan Anarkisme adalah tiga hal berbeda yang memiliki makna berbeda pula. Namun ketiganya kerap dianggap buruk oleh negara.
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,- Pernahkah kalian mendengar istilah anarkis, Anarko dan anarkisme?
Ya, ketiga istilah ini seringkali digunakan oleh negara untuk melabeli para pendemo.
Ketika kerusuhan pecah dan terjadi pengerusakan fasilitas umum, negara, khususnya aparat keamanan kerap kali menyebut bahwa tindakan tersebut adalah tindakan anarkis.
Baca juga: Apa Itu Jokowi White Paper yang Ditulis Roy Suryo CS, Simak Penjelasannya
Kemudian, negara dan aparat juga menyebut bahwa pelaku anarkis adalah kelompok yang menganut paham anarkisme yang terafiliasi dengan kelompok Anarko.
Padahal, semua itu belum tentu benar adanya, dan kerap kali keliru.
Negara, khususnya aparat penegak hukum patut diduga tidak memahami makna dibalik istilah anarkis, Anarko dan anarkisme.
Penjelasan Soal Anarkis, Anarko dan Anarkisme
Anarkisme
Anarkisme adalah sebuah ideologi atau paham politik yang menolak keberadaan negara dan otoritas yang bersifat hierarkis.
Anarkisme meyakini bahwa masyarakat bisa mengatur diri sendiri secara mandiri dan damai tanpa adanya pemerintahan atau aturan yang dipaksakan.
Baca juga: Apa Itu Tantiem Komisaris BUMN, Simak Penjelasannya Berikut Ini
Tujuannya adalah mencapai masyarakat yang egaliter, bebas, dan tanpa penindasan.
Anarkisme berfokus pada kebebasan individu dan penolakan terhadap dominasi negara serta struktur kekuasaan lainnya.
Menurut Mikhail Alexandrovich Bakunin, anarkisme adalah sistem politik dan ekonomi yang menolak dan menghapuskan semua bentuk kekuasaan dan otoritas yang menindas, terutama negara dan kapitalisme, demi menciptakan masyarakat yang bebas, setara, dan terdesentralisasi melalui federasi komune dan pekerja yang otonom.
Bakunin menekankan pentingnya aksi langsung, solidaritas sosial, dan revolusi kekerasan yang akan membebaskan naluri dan energi sosial massa yang tertekan oleh institusi buatan.
Baca juga: Apa Itu Amicus Curiae, Simak Penjelasan dan Fungsi, dan Tahapannya
Sedangkan menurut Leo Tolstoy, anarkisme berakar pada keyakinan Kristen radikal yang menolak negara dan otoritas lainnya karena dianggap bertentangan dengan ajaran Kristus, terutama konsep "perlawanan tanpa kekerasan" dan perintah kasih kasih kepada sesama.
Ia percaya bahwa otoritas negara dan gereja adalah penindasan yang tidak rasional dan tidak perlu, dan satu-satunya cara untuk mencapai masyarakat bebas adalah dengan setiap individu hidup sesuai dengan hati nurani mereka, mematuhi kebenaran dan tidak mengikuti pemerintah.
| Hari Tasyrik 2026: Jadwal Lengkap, Pengertian, dan Larangan yang Perlu Diketahui |
|
|---|
| Profil Eileen Wang, Mantan Wali Kota di California AS yang Mengaku Jadi Mata-mata Tiongkok |
|
|---|
| 50 Ucapan Selamat Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026 Bermuatan Doa |
|
|---|
| Link Twibbon Kenaikan Yesus Kristus 2026 Terbaru, Ada 50 Desain Gratis dan Kekinian |
|
|---|
| Profil Celyna Grace, Finalis Indonesian Idol 2026, Penyanyi Muda yang Sejak Kecil Sudah Berprestasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/anarki-di-medan.jpg)