Breaking News

Ramadan 2026

Niat Puasa Ramadan Arab, Latin dan Artinya, Beserta Kapan Harus Dibaca

Para ulama sepakat bahwa niat puasa Ramadan harus dilakukan pada malam hari, sejak setelah Magrib hingga sebelum Subuh.

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pinterest/FreePixel
SAHUR- Ilustrasi pelaksanaan sahur Ramadan bersama keluarga di rumah. 

Ternyata, aturan niat puasa sunah dan puasa wajib seperti Ramadan itu berbeda.

Untuk puasa sunah, niat boleh dilakukan pada pagi hari setelah bangun tidur, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Hal ini mencontoh praktik Rasulullah SAW. Dikisahkan, ketika pagi hari tidak ada makanan, beliau memutuskan untuk berpuasa dan berniat saat itu juga.

Namun, untuk puasa wajib Ramadan, niat tidak boleh dilakukan pada pagi hari. Para ulama sepakat bahwa niat puasa Ramadan harus dilakukan pada malam hari, sejak setelah Magrib hingga sebelum Subuh. Artinya, niat tersebut harus sudah ada sebelum masuk waktu puasa.

Selanjutnya, muncul pertanyaan lain: apakah niat puasa Ramadan cukup dilakukan satu kali untuk sebulan penuh, atau harus setiap malam?

Ada dua pendapat ulama mengenai hal ini:

Pendapat pertama, niat boleh dilakukan sekali di awal Ramadan untuk satu bulan penuh. Jadi, jika suatu hari seseorang lupa melafalkan niat di malam hari karena tertidur atau kesiangan sahur, puasanya tetap sah karena sudah berniat sejak awal bulan.

Pendapat kedua, niat harus dilakukan setiap malam. Alasannya, puasa setiap hari dianggap sebagai ibadah yang berdiri sendiri. Jadi, puasa hari pertama sah dengan niat hari pertama, puasa hari kedua dengan niat hari kedua, dan seterusnya.

Ustaz Tajul Muluk menyampaikan bahwa umat Islam boleh mengikuti salah satu dari dua pendapat tersebut sesuai dengan keyakinan mazhab yang dianut. Kedua pandangan ini sama-sama bertujuan memudahkan umat dalam menjalankan ibadah puasa tanpa mencari-cari alasan untuk meninggalkannya.

Intinya, yang terpenting adalah memastikan niat sudah ada sebelum menjalankan puasa Ramadan, karena niat menjadi dasar sahnya ibadah.

Doa Niat Puasa

Bila Anda lupa, berikut ini bacaan niat puasa Ramadan 1444 H.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu Shauma Ghodin 'An Adaa'i Fardhi Syahri Romadhoona Haadzihis Sanati Lillahi Ta'ala

"Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Selain bacaan niat puasa Ramadan masih ada serangkaian amalan bacaan doa lainnya.

(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved