TRIBUN WIKI

The Devil Wears Prada 2: Saat Miranda Priestly Hadapi Era Influencer dan AI Fashion

The Devil Wears Prada 2 tayang di bioskop mulai 1 Mei 2026. Film ini menggambarkan bagaimana kekuatan algoritma bekerja.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Instagram @tdwp2
TAYANG MEI- The Devil Wears Prada 2, sekuel dari film sebelumnya akan tayang pada Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • The Devil Wears Prada 2 siap tayang di bioskop mulai 1 Mei 2026
  • Film ini mengisahkan kembalinya Meryl Streep sebagai Miranda Priestly
  • Miranda hadapi krisis Runway akibat era digital, bekerja sama dengan Andy sebagai editor fitur, sambil bersaing ketat dengan Emily yang kini eksekutif brand mewah
  • Film ini menggambarkan bagaimana bagaimana rekomendasi outfit kini bisa dihasilkan oleh algoritma, bukan lagi intuisi editor berpengalaman

 

TRIBUN-MEDAN.COM,-  Hampir dua dekade setelah mengguncang dunia fashion dengan satire tajamnya, The Devil Wears Prada 2 siap tayang di bioskop mulai 1 Mei 2026.

Sekuel ini disutradarai David Frankel dengan naskah Aline Brosh McKenna, membawa kembali Meryl Streep sebagai Miranda Priestly yang ikonik, Anne Hathaway sebagai Andy Sachs, Emily Blunt sebagai Emily Charlton, dan Stanley Tucci sebagai Nigel Kipling.

Tambahan bintang seperti Justin Theroux dan Kenneth Branagh menjanjikan dinamika baru di tengah industri mode yang berubah.

Baca juga: Sinopsis Film Salt, Agen CIA Dituduh Mata-mata Rusia, Penuh Dendam dan Konflik

Film produksi 20th Century Studios ini mengisahkan reuni tak terduga para tokoh utama di kantor glamor Runway Magazine.

Berlatar hampir 20 tahun setelah kejadian pertama, cerita mengeksplorasi tantangan era digital yang mengancam majalah cetak, di mana ambisi, persaingan, dan gaya hidup high-fashion saling bertabrakan.

Berbeda dengan film pertama yang berpusat pada kejayaan majalah cetak, kini industri fashion digerakkan oleh media sosial, algoritma, dan kecepatan tren yang nyaris tak terbendung.

Baca juga: Film Para Perasuk Tayang Hari Ini 23 April 2026 di Bioskop, Ini Sinopsis dan Fakta Menariknya

Platform seperti Instagram dan TikTok telah menggeser peran editor majalah sebagai penentu selera publik, membuat arus informasi dan gaya menjadi lebih demokratis sekaligus lebih liar.

Fenomena influencer menjadi kekuatan baru yang tak bisa diabaikan.

Jika dulu sosok seperti Miranda Priestly adalah “penentu arah” fashion global, kini kekuasaan itu terpecah ke tangan para kreator konten dengan jutaan pengikut.

Mereka mampu membuat sebuah brand kecil menjadi viral dalam hitungan jam.

Baca juga: Sinopsis Film Salmokji: Whispering Water, Waduk Angker yang Telan Korbannya

Konflik menarik bisa muncul ketika Miranda, yang terbiasa dengan kontrol absolut, harus berhadapan dengan dunia yang tidak lagi bisa ia kendalikan sepenuhnya.

Apakah ia akan merangkul influencer, atau justru memandang mereka sebagai ancaman terhadap standar eksklusivitas yang selama ini ia jaga?

Beberapa pengamat menilai, fast fashion juga menghadirkan dilema baru. 

Industri yang dulu identik dengan kemewahan kini harus bersaing dengan brand yang mampu memproduksi tren dalam waktu sangat singkat dan harga terjangkau.

Baca juga: Link Nonton Yumi Cells Season 3 Beserta Sinopsis dan Jadwalnya

Perubahan ini tidak hanya soal bisnis, tetapi juga soal nilai.

Miranda Priestly bisa saja dihadapkan pada pilihan sulit antara mempertahankan idealisme fashion kelas atas atau beradaptasi dengan realitas pasar yang semakin pragmatis dan cepat berubah.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved