Banjir dan Longsor di Sumut
Roidah Situmeang Menangis Rumah yang Dibangun Bersusah Payah Roboh Akibat Longsor di Sibolga
Rumah yang dibangun bersusah payah roboh akibat longsor di Sibolga, Roidah Situmeang setiap hari saya pandangi.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Tria Rizki
Ia sudah memberitahu suaminya, namun belum bisa pulang karena sedang melaut dan cuaca buruk.
"Saya berharap pemerintah bisa membantu, kalau bisa mengembalikan rumah saya seperti sedia kala. Sekarang saya menyewa rumah karena bapaknya sedang di laut,"harapnya.
Roidah mengatakan, bencana longsor yang menghantam rumahnya terjadi pada Selasa 25 November lalu, sekira pukul 14:00 WIB.
Sebelum kejadian, ia sudah merasakan sesuatu bakal terjadi.
Sebelum longsor, ia sudah mengumpulkan semua berkas-berkas penting untuk dimasukkan ke dalam tas, lalu dibawa keluar rumah menuruni anak tangga, menuju jalan raya.
Ternyata benar. Begitu ia sampai ke jalan beraspal dan berbalik ke belakang, rumahnya langsung roboh kena longsor dari bukit yang berada di belakangnya.
"Sebelum rumah longsor, perasaan saya kurang enak makannya saya keluar dari rumah dan turun. Begitu dibawah rumah hancur."
(Cr25/Tribun-medan.com)
| Derita Warga Garoga Puasa Sahur Makan Mi Instan |
|
|---|
| Kunjungi Tapteng, Titiek Soeharto dan Kapolri Bawa Bantuan 16 Truk: Semoga Bisa Bermanfaat |
|
|---|
| 33 Korban Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah Masih Belum Ditemukan, Begini Kata Basarnas |
|
|---|
| Kepastian Akan Ada Tersangka Banjir Bandang Garoga, Kejagung Terus Dalami Keterlibatan PT TBS |
|
|---|
| Dana Bansos dari Kemensos Tak Kunjung Cair, Warga Hutanabolon Tapteng Masih Tunggu Janji Pemerintah |
|
|---|