Plt Ketua Golkar Sumut

RESPONS AHMAD DOLI Usai Jadi Plt Ketua Golkar Sumut: Saya Tidak Punya Kepentingan❓

Plt Ketua DPD Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia Tandjung menampik punya kepentingan pribadi usai dirinya terpilih.

Tayang:
Penulis: Anugrah Nasution | Editor: M.Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pelaksana tugas Ketua DPD Golkar Sumatera Utara Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyampaikan, tidak punya kepentingan pribadi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke XI Golkar Sumut

Doli memastikan, pelaksana Musda yang akan memilih ketua partai Golkar sebagai pemenang pemilu di Sumut berjalan demokratis. 

Pernyataan itu disampaikan Doli menanggapi tudingan adanya kepentingan memenangkan salah seorang calon sebagai ketua Golkar Sumut periode 2025-2030.

"Jadi, proses musyawarah nasional, musyawarah daerah baik provinsi, kabupaten, kota sampai ke tingkat kelurahan, desa, kita buat sedemikian rupa memenuhi prinsip-prinsip demokrasi.  Dan saya datang ke sini juga tidak ada kepentingan, pesan khusus, selain melaksanakan Musda nanti secara demokratis," kata Doli ditemui di kantor Golkar Sumut, jalan Wahid Hasyim Medan, Selasa (23/12/2025).

Baca juga: Bus TNI AL Tabrak Truk Semen di Tol Belmera, Sepuluh Personel Luka-luka akibat Pengereman Mendadak

Doli menyampaikan, penunjukan dirinya oleh DPP Golkar sebagai Plt ketua Golkar Sumut menggantikan Musa Rajekshah atau Ijeck yang telah habis masa bakti. 

Doli kemudian diminta untuk melaksanakan Musda Golkar Sumut yang menurut rencana berlangsung pada Januari 2026.

Anggota DPR RI itu mempersilahkan seluruh kader Golkar Sumut untuk melakukan konsolidasi dan mempersiapkan diri untuk maju sebagai calon ketua Golkar Sumut

"Tentu saya akan jaga suasananya tetap demokratis. Jadi, silakan saja siapa sekarang yang mau terpanggil untuk menjadi ketua DPD Partai Golkar, ya mau komunikasi lah dengan para pemangku kepentingan (stakeholder), yaitu pemegang suara di kabupaten, kota, ormas-ormas, silakan saja," kata Doli. 

Baca juga: Cerita Warga Temukan Mayat Perempuan Tanpa Identitas Dalam Parit di Tugu Perbatasan Medan-Deli Tua

Doli menegaskan Golkar adalah partai yang mengedepankan prinsip-prinsip demokrasi. Dia pun ingin Musda di Sumut berjalan secara terbuka dan menjaga aspirasi kader. 

"Tugas saya ialah menggelar musda ini dan menjaganya supaya berjalan dengan baik, memenuhi prinsip-prinsip demokrasi, keterbukaan, dan menjaga aspirasi politik dari para pemangku kepentingan (stakeholder) Partai Golkar Sumatera Utara. Nanti tugas saya ialah menggelar musda ini dan menjaganya supaya berjalan dengan baik, memenuhi prinsip-prinsip demokrasi, keterbukaan, dan menjaga aspirasi politik dari para pemangku kepentingan Partai Golkar Sumatera Utara," kata Doli. 

Tiga Tugas dari Ketua DPP Golkar

Penunjukan Doli sebagai Plt ketua Golkar Sumut tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor: Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025 tentang Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara.

Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengungkapkan, mendapatkan tiga tugas yang diberikan oleh Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Baca juga: Viral Suami Gugat Cerai Istri gegara Hal Sepele, Kesal dengan Cara Istri Menggunakan Pasta Gigi

Di antaranya mempersiapkan penyelenggaraan musyawarah daerah (Musda), konsolidasi kader, hingga terkait dengan penanganan bencana. 

"Yang utama adalah mempersiapkan penyelenggaraan musyawarah daerahnya (musda) secepat mungkin dan sebaik mungkin," kata Doli. 

Doli juga diminta untuk melakukan harmonisasi seluruh potensi kader yang ada di Sumut. Doli menilai banyak potensi-potensi kader yang belum terakomodasi di kepengurusan Golkar Sumut

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved