Salip Angkot, Innova Hajar L300

Iin Bachtiar Warga Jalan Batam Kisaran dan keluarganya terpaksa gagal berlibur ke Lokasi Wisata Parapat. Hal itu dikarenakan mobil

Tayang:
Laporan Wartawan Tribun Medan / Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Iin Bachtiar Warga Jalan Batam Kisaran dan keluarganya terpaksa gagal berlibur ke Lokasi Wisata Parapat. Hal itu dikarenakan mobil Innova Hitam BK 152 QA yang ia kemudikan menabrak mobil L300 warna Hitam BK 7110 SA yang berlawanan arah di Jembatan Kembar Sisingamangaraja. Informasi yang dihimpun Tribun dilapangan berawal dari mobil Innova yang dikemudikan Iin melaju dengan kencang dari arah berlawanan sementara itu mobil penumpang L300 yang dikemudikan karel Saragih juga melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Sekitar 500 meter dari Jembatan Kembar tabrakan keras tidak terelakkan sehingga kedua mobil tersebut laga kambing. Akibatnya sisi kanan depan kedua mobil rusak parah dan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

"Mobil Innova itu mau motong angkot yang ada di depannya. Tapi setelah berhasil dipotong, mobil itu tetap jalan dari kanan. Mungkin karena kencang kali. Sementara mobil L300 itu juga kencang tapi tetap jalan pada arahnya. Langsung hantam-hantamanlah kepala mobil itu," ujar Sumarni (43) warga sekitar yang mengaku melihat kejadian, Selasa (18/6/2013).

Sementara itu, pengemudi Innova Iin Bachtiar tampak mengalami luka dibagian mulut yang mengeluarkan darah kental. Iin yang sempat di wawancarai Tribun mengaku tidak ingat secara pasti kejadian itu.

"Yang kuingat, kami rombongan dari Medan mau ke Parapat untuk jalan-jalan. Itu saja bang," ujarnya dengan suara kecil. Ditanya mengenai keluarganya yang tak terlihat di lokasi, Iin mengatakan bahwa mereka sedang menenangkan diri. "Tadi disini. Mungkin lagi ke rumah warga atau ke manalah buat tenangkan diri,"katanya. Akibat kejadian itu, Iin memastikan perjalanan mereka akan batal.

Di tempat yang sama, pengemudi L300 Karel Saragih mengatakan, mobil yang ia kemudikan tidak melaju dengan kecepatan tinggi. Namun, karena mobil Innova yang secara mendadak masuk ke jalur miliknya, Ia terkejut dan mengaku tidak sempat menginjak pedal rem. "Sempat terjepit aku disitu. Beruntung cuma tanganku yang luka,"katanya. Disinggung mengenai rencana perjalanan mereka, Karel mengatakan bahwa rencananya mereka akan menghadiri pesta keluarga di daerah Timuran. "Kami dari Nagori Purba mau ketimuran. Hari ini pesta keluarga kami. Sudah nasiblah ini,"ujarnya.

Pantauan dilapangan, akibat kejadian itu, arus lalulintas sempat terganggu karena posisi kedua mobil berada persis di tengah badan jalan. Tak berapa lama setelah kejadian, 2 personil Polresta Siantar tiba dilokasi dan langsung memindahkan kedua mobil ke sisi jalan dengan bantuan warga dan pengguna jalan yang menonton kejadian tersebut.

(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved