Kapolda Sumut Ultimatum Penyelenggara yang Menyebabkan Calon Pemilih Kehilangan Hak di Pemilu 2019

Kepada penyelenggara yang dengan sengaja menyebabkan orang lain kehilangan hak pilihnya, maka pidana penjara maksimal 2 tahun

Kapolda Sumut Ultimatum Penyelenggara yang Menyebabkan Calon Pemilih Kehilangan Hak di Pemilu 2019
TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
Kapolda Sumut Ultimatum Penyelenggara yang Menyebabkan Calon Pemilih Kehilangan Hak di Pemilu 2019. Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto (kiri) saat menyampaikan pesan mengenai film Pohon Terkenal, Sabtu (23/3/2019). 

Kapolda Sumut Ultimatum Penyelenggara yang Menyebabkan Calon Pemilih Kehilangan Hak di Pemilu 2019

TRIBUN-MEDAN.com- Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menegaskan kepada penyelenggara agar tidak main-main saat menggelar Pemilu pada Rabu (17/4/2019).

"Kepada penyelenggara yang dengan sengaja menyebabkan orang lain kehilangan hak pilihnya, maka pidana penjara maksimal 2 tahun dan denda Rp24 juta rupiah," katanya, Selasa (16/4/2019).

Artinya, sambung mantan Wakapolda Sumut ini, sesuai dengan Pasal 46 dan Pasal 51, yang menyatakan bahwa mereka ini (masyarakat) diberikan hak, apabila sudah mencatat dan sudah antre diselesaikan atau sengaja ditutup oleh penyelenggara, maka kepada penyelenggara ini dapat diancam dengan pasal itu.

Kemudian, aku Kapolda, kepada setiap orang dengan kekerasan, dan menggunakan kekuasaan yang ada padanya saat pendaftaran, memilih dan menghalangi seseorang untuk mendaftar sebagai pemilih, maka dia juga diancam dengan pasal 511 PKPU Nomor 9 tahun 2019 dengan ancaman penjara 3 tahun dan denda Rp36Juta.

"Untuk pasal 531, siapapun yang menggagalkan pemilu 2019 atau mengganggu ketertiban maka kepada yang bersangkutan akan diancam dengan pasal itu dengan ancaman hukuman 5 tahun," terangnya.

Jadi, kata orang nomor satu di Polda Sumut ini, pihaknya tidak akan ragu-ragu untuk menerapkan pasal-pasal itu kepada siapapun.

Cium Reino Barack di Depan Syahrini, Wanita Ini Mengaku Sempat Diteriaki Incess

Aris Mengakui Mencintai Budi, tapi Kekasihnya Dibantai Aziz, Bukan Membela, tapi Aris Membantu!

Lagi, Polisi Sumut Tangkap 4 Pelaku Money Politics Caleg Gerindra Senilai Rp 60 Juta

Detik-detik Iriana Menangis Dipelukan Jokowi Setelah Cium Hajar Aswad

KABAR TERBARU MUZDLIFAH - Terungkap Barang Milik Nassar (Mantan Suami) Disimpan, Ruben Onsu Buktikan

Sudah 30 Tahun Tak Beli Baju tapi Penyapu Jalanan Ini Sudah Sumbangkan Ratusan Juta bagi Anak Miskin

"Silahkan kalau mau coba, kita akan terapkan pasal itu kepada siapapun yang berusaha untuk mengganggu stabilitas Kamtibmas di wilayah Sumut," ujarnya.

UPDATE BMKG, Prakiraan Cuaca Hari Pencoblosan 17 April, Medan Hujan Lokal (Siang), Ini 32 Kota Lain

MK Tetapkan Hasil Hitung Cepat atau Quick Count Bisa Diumumkan Pukul 15.00 WIB

Rumah Rizki Silaban Rusak Parah Dihantam Puting Beliung padahal Baru Sepekan Gelar Syukuran

Cara Mudah Mencoblos walau tak Dapat Formulir C6, Bawa e-KTP Datang ke TPS, Ini Penjelasan KPU

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved