Pelajar Kesurupan, Belajar Mengajar Dihentikan
Kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 8 Binjai terhenti akibat belasan pelajar kesurupan
TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 8 Binjai terhenti akibat belasan pelajar kesurupan diruang kelas SMP Negeri 8 Binjai Jalan Gunung Karang, Kel. Binjai Estate, Kec. Binjai Selatan, Selasa (7/11/2011).
Guru SMP Negeri 8 Binjai, Syarifah Hanum mengatakan kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 8 Binjai memang berakhir lebih cepat pukuk 09.00 WIB. Karena belasan pelajar mengalami kesurupan sekitar pukul 08.00 WIB. hingga kegiatan belajar mengajar tidak bisa berjalan normal.
" Sebenarnya senin (7/11) kemarin telah tejadi kesurupan massal sekitar 30 pelajar disini. Kini 15 pelajar kembali kesurupan secara serentak saat jam pelajaran baru dimulai," katanya.
Pantau tribun-medan.com, semua pelajar dan guru SMP Negeri 8 Binjai langsung keluar dari area sekolah setelah ada intrupsi dari Kepala sekolah menghentikan kegiatan belajar mengajar. Sementara pelajar yang kesurupan mendapatkan pengobatan dari ahlinya. Bahkan pemilik warung kantin menutup warung lebih cepat.
"Sebenarnya kesurupan terjadi karena pelajar banyak melamun dan pikiran kosong. Kesurupan lebih banyak dialami Perempuan karena lebih mudah melamun. Jadi kejadian ini sudah bisa ditangani dengan baik. Saya berharap pelajar dan guru tidak banyak melamun agar tidak kesurupan," tambah, Fauzi masyarakat yang membantu pengobatan kesurupan yang dialami pelajar SMP Negeri 8 Binjai.
Syarifah mengatakan terakhir kali kejadian kesurupan pelajar sekitar dua tahun lalu. Jadi banyak pelajaran yang telah kami dapat. Maka semua pelajar dipulangkan ke rumah masing-masing untuk mengantisipasi tidak meluasnya kesurupan. Kami berharap kejadian kesurupan tidak terjadi lagi dan kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 8 Binjai bisa kembali normal. (Ahm/tribun-medan.com)